Saling Berbalas Gol, PERSIS Akui Keunggulan Dari PSM Makassar


Ryo Matsumura menunjukkan aksinya kontra PSM Makassar. (Dok: Tim Media PERSIS)

MERAHPUTIH I PAREPARE - Skuad Laskar Sambernyawa menjalani pertandingan Liga 1 2022/2023 pekan ke-28 menghadapi PSM Makassar, Minggu (5/3) di Stadion B.J. Habibie, Parepare. Meski sempat unggul dua kali melalui lesakan gol dari Ryo Matsumura dan Fernando Rodriguez, PSM Makassar berhasil membalikkan kedudukan dan menaklukkan PERSIS dengan hasil akhir 3-2.

Seusai pertandingan, Leonardo Medina memberikan tanggapan terhadap penampilan anak asuhnya. Menurutnya para penggawa PERSIS telah bermain dengan sangat baik, namun PSM Makassar berhasil memberikan pengalaman berharga.

“PSM adalah tim yang sangat bagus dan mereka berhasil memberikan kita pengalaman yang berharga pada pertandingan kali ini. Saya cukup nyaman dengan apa yang ditunjukkan oleh para penggawa, mereka bermain dengan sangat baik.”

Meski sempat mengungguli tim lawan sebanyak dua kali, Leonardo merasa para penggawa masih harus meningkatkan mentalitas permainan. Menghadapi tekanan yang diberikan lawan untuk membalikkan keadaan menjadi  catatan khusus dari pertandingan kali ini.

“Memang benar kita berhasil unggul dua kali pada pertandingan dari mereka. Namun ada empat aspek penting pada sepakbola, yakni fisik, teknis, taktikal dan yang terakhir adalah mental. Ini bukan perihal kesalahan yang kita ciptakan pada pertandingan, tetapi bagaimana kita melawan tekanan yang diberikan oleh tim lawan.”

Menurutnya sangat penting menjaga fokus selama 90 menit pertandingan, “tim lawan mengalami ketertinggalan dan terus menyerang untuk menang. Kita harus fokus membuat mental yang kuat agar bisa menjaga fokus selama 90 menit pertandingan,” terangnya.

Mewakili para pemain, Sutanto memberikan tanggapannya seusai laga menghadapi PSM Makassar. Menurutnya pertandingan hari ini berjalan dengan luar biasa bagi kedua tim.

“Pertandingan yang cukup seru dan saling berbalas gol. Saya bangga dengan kerja keras tanpa henti yang ditunjukkan teman-teman selama 96 menit. Kita tahu sendiri PSM adalah tim yang kuat, terutama mereka bermain di kandang. Tapi dari pertandingan ini saya bisa melihat teman-teman PERSIS punya masa depan yang cerah, semoga kita bisa lebih baik lagi ke depannya.”

Kembali ke Makassar sebagai lawan, Sutanto Tan tetap merasakan kehangatan dari pendukung tim lawan, “saya ingin mengucapkan terima kasih kepada suporter, karena saya merasakan keramahan yang sama seperti saya berada di Makassar sebelumnya. Saya tetap merasa seperti di rumah dan senang sekali bisa kembali ke sini meskipun sebagai lawan,” tutupnya. (red)