PII Jatim Siapkan Langkah Strategis, Perkuat Peran 2.500 Insinyur Dukung Pembangunan Daerah
MERAHPUTIH I SURABAYA – Kepengurusan baru Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jawa Timur periode 2026–2029 langsung mematok agenda besar untuk memperkuat peran profesi insinyur dalam pembangunan daerah. Ketua PII Jawa Timur, Gentur Prihantono Sandjoyo Putro, menegaskan organisasi yang dipimpinnya akan memperluas sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, hingga berbagai organisasi guna menghadirkan solusi atas tantangan pembangunan di Jawa Timur.
Pernyataan tersebut disampaikan Gentur usai dilantik dalam Pelantikan Pengurus Wilayah PII Jawa Timur masa bakti 2026–2029 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (25/7/2026). Prosesi pelantikan dipimpin Ketua Umum PII Pusat, Ilham Akbar Habibie, dan disaksikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Gentur menjelaskan, kepengurusan periode 2026–2029 merupakan kepengurusan ketujuh sejak PII Jawa Timur berdiri lebih dari dua dekade lalu. Selama itu pula organisasi terus memperluas jaringan hingga kini telah memiliki kepengurusan di seluruh 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Menurutnya, penguatan kelembagaan tersebut menjadi modal penting untuk mempererat kolaborasi dengan pemerintah daerah. Selama ini PII juga aktif melakukan sosialisasi mengenai Undang-Undang Keinsinyuran kepada para kepala daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman terhadap profesi insinyur.
Saat ini, Jawa Timur memiliki sekitar 2.500 insinyur bersertifikat yang tersebar di berbagai sektor, mulai dari instansi pemerintah, perbankan, perusahaan konsultan, kontraktor, hingga dunia industri. Potensi tersebut dinilai mampu menjadi kekuatan besar dalam mendukung pembangunan yang lebih berkualitas.
Gentur menegaskan, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, setiap sarjana teknik yang menjalankan praktik keinsinyuran wajib memenuhi persyaratan registrasi dan kompetensi profesi. Standar tersebut dinilai penting agar setiap pekerjaan keinsinyuran memiliki kualitas, keamanan, dan akuntabilitas yang terjamin.
Ia optimistis keberadaan para insinyur profesional mampu memberikan berbagai alternatif solusi terhadap persoalan pembangunan, khususnya di sektor industri maupun jasa konstruksi yang menjadi fokus Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dalam masa kepengurusan tiga tahun ke depan, PII Jawa Timur telah menetapkan sejumlah program prioritas. Selain memperkuat keanggotaan, organisasi juga akan meningkatkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat serta memperluas kemitraan dengan pemerintah, organisasi profesi, badan usaha, dan perusahaan di Jawa Timur.
"Kami ingin membangun sinergi dengan pemerintah maupun organisasi, badan, dan perusahaan-perusahaan yang ada di Jawa Timur," ujar Gentur.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hadir memberikan dukungan dalam pelantikan tersebut. Dukungan pemerintah daerah diharapkan menjadi energi baru bagi PII Jawa Timur untuk semakin aktif berkontribusi terhadap pembangunan.
Gentur berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan baik sekaligus memperkuat posisi PII sebagai organisasi profesi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Semoga pelantikan ini menjadi momentum yang berharga dan berwibawa. Semoga Allah SWT memberikan rida atas kegiatan ini dan memberikan kesempatan kepada kami untuk terus memberikan manfaat," tutupnya.(pps)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih