Menangkap Peluang Bisnis via Modifikasi Mini Trek di Masa Pandemi


Andik Knoxs mengerjakan sepeda modifikasi Mini Trek. HMP/ONO

MERAHPUTIH| GRESIK-Pandemi memamg membuat sektor ekonomi terkena imbasnya. Tapi peluang dan celah bisnis masih bisa dicari asalkan jeli.

Seperti yang dilakukan Andik Knoxs pemilik bengkel pagar dan teralis Andik Jaya di Gang Menteng, Bringkang, Menganti, Gresik.   Spesialisasi Andik memang membuat pagar berbahan galvalum dan besi. 

Ketika orderan pagar dan teralis menurun, dia membuka bengkel modifikasi sepeda onthel alias angin.

Dia menangkap peluang bisnis olahraga sepeda yang saat ini masih booming. Bengkel Andik kini menerima modifikasi sepeda mini yang di era 1980-1990 an ngeteren.

Sepeda mini disulap menjadi Mini Trek dengan ditambahi aksesoris yang ada di sepeda balap atau Road Bike. Jadilah sepeda Mini Trek yang tengan viral saat ini.

"Biasanya ukuran sepeda yang dimodifikasi antara 20 dan 24," ungkap bapak dua putri ini.

Kebetulan Andik adalah dedengkot Komunitas Onthel Bringkang (KOMBI) yang beranggotakan sekitar 50 orang. Nah, anggota KOMBI inilah yang menjadi ajang promosi bagi Andik dan rekan-rekannya.

Untuk memodifikasi sepeda angin mini, ia bekerja sama dengan Purnomo " Bonek" yang piawai dalam merakit onderdil dan men-setting roda sepeda. Juga Iwan yang bertugas mencari onderdil sesuai pesanan anggota KOMBI atau konsumen.

"Dalam seminggu biasanya bisa tiga sepeda yang selesai kami modifikasi," ungkap Andik.

Lalu berapa biaya modifikasi sepeda mini sampai menjadi mini trek? " Sangat bervariasi. Tergantung keinginan konsumen," bebernya.

Yang termurah menurut Andik sekitar 1,3 jt. Itu sudah termasuk cat baru. "Ada yang bisa mencapai sekitar 4 juta lebih jika menginginkan onderdilnya kelas satu semua. Ya, semua tergantung pesanan," jlentrehnya.

Nah, dari modifikasi itu, Andik mengaku tidak mengambil untung banyak. Karena, yang memodifikasi kebanyakan anggota komunitas juga tetangga kampung. " Lumayanlah bisa buat beli token listrik dan pulsa," imbuhnya sembari tertawa kecil.

Meski sedikit merahasiakan omzetnya, tapi terlihat jelas bahwa, Andik bisa memanfaatkan sekecil apa pun peluang bisnis di masa Pandemi Covid-19 seperti saat ini. Dari kampung Bringkang Andik dan rekan-rekannya mempunyai keuntungan ganda.

Pertama mendapatkan penghasilan dari usaha modifikasi sepedanya. Yang kedua ikut membuat masyarakat khususnya warga Bringkang dan sekitarnya sehat dengan banyaknya sepeda yang dimodifikasi. Otomatis sepeda itu digunakan untuk olahraga. Sebab, KOMBI sendiri beranggotakan puluhan dan biasanya rutin melakukan touring ke luar kota. (ono)