Kasusnya Ditarik ke Polda Jateng

Diduga Selingkuh, Polwan di Jateng Digerebek Suami di Hotel Semarang


Bripka AR (baju putih) dan Aiptu MM (baju merah) ketika digerebek di hotel di Semarang. IST

MERAHPUTIH| JATENG- Ulah dua anggota polisi di Jawa Tengah ini benar-benar mencoreng korps Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Mereka adalah Aiptu MM dan Brpika AR. Keduanya tertangkap basah dan diduga berselingkuh di sebuah hotel kawasan Semarang. Kasus ini kini dalam penangganan Bidpropam Polda Jateng.

Dikutip dari CNN Indonesia, Kapolda Jawa Tengah Irjen Polisi Ahmad Luthfi meminta bidang Propam untuk mengambil alih kasus dan langsung memeriksa yang bersangkutan. “Kasus Polwan Pati yang selingkuh kami tarik ke Polda dan pemeriksaan sedang berjalan,” kata Lutfi, Selasa, (30/3).

Kejadian ini berawal ketika AR meminta ijin kepada suaminya yang juga anggota polisi Brigadir MD, melakukan kegiatan dinas di kawasan Gembong Pati, 24 Maret lalu. Menggunakan mobil HRV, AR kemudian meninggalkan rumah. Tapi ternyata mobil HRV yang sebelumnya dipasangi GPS oleh MD terpantau di kawasan Kudus kemudian melaju Semarang.

Curiga dengan keberadaan istrinya, MD kemudian mengajak rekannya Bripka AY untuk menelusuri kecurigannya. Pelacakan itu berhasil dan mendapati mobil yang dikendarai AR terparkir di sebuah mall di Semarang. Penelusuran akhirnya berhasil membawa suami AR ke sebuah hotel tepatnya kamar 213.

Brigadir MD dan Bripka AY berusaha mengetuk pintu namun penghuni kamar yang dicurigai adalah AR, istri MD tidak juga membukakan pintu. MD lalu menghubungi BRIPKA SS, anggota Intelmob Satbrimob Polda Jateng dan BRIPKA OP anggota Subbbidprovos Bidpropam Polda Jateng untuk memback-up mereka.

MD lalu memesan kamar tepat di depan kamar 213. Sekitar pukul 19.37 WIB, pintu kamar terbuka. MD dan rekannya AY kemudian masuk ke dalam kamar dan mendapati istrinya AR, bersama Aiptu MM. Penggerebekan itu kemudian didokumentasikan via video. Tidak lama berselang, anggota Bidpropam dan Intel Polda Jateng tiba di lokasi.

Barang bukti yang diamankan diantaranya, barang – barang milik BRIPKA AR, 1 (potong) pakaian jenis daster warna ungu hitam, 1 (satu) buah tas warna pink berisi alat – alat make up, 1 (satu) buah tas warna coklat berisi uang tunai sebesar Rp. 6.075.000,- dan KTP an. RL.

Sedangkan barang – barang milik AIPTU MM, diantaranya, 1 (satu) unit HP merk OPPO warna Rose Gold, 1 (satu) buah KTA Polri an. Bripka MM, 1 (satu) botol shampo merk Clear, 1 (satu) botol Soffel, 1 (satu) botol minyak rambut merk Gatsby, 1 (satu) batang sabun mandi merk Lifeboy warna pink (selesai digunakan untuk mandi.(red)