Pengurus PWI Jatim 2021-2026 Resmi Dilantik

Pers Harus Independen dan Objektif


Sebanyak 115 pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur periode 2021-2026 resmi dilantik oleh Ketua PWI Pusat H. Atal Sambiring Depari, Rabu (12/1), di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya.

MERAHPUTIH I SURABAYA - Sebanyak 115 pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur periode 2021-2026 resmi dilantik oleh Ketua PWI Pusat H. Atal Sambiring Depari, Rabu (12/1), di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya.

Ketua PWI Pusat, Atal S Depari menyampaikan, bahwa yang dibutuhkan jurnalis bukan sekedar memiliki sertifikasi uji kompetensi wartawan (UKW), melainkan disertai kompetensi-kompetensi dalam dunia digitalisasi.

"Wartawan harus multitalent. Kecepatan dan keakuratan dalam penulisan berita dan kemitraan dengan lembaga baik swasta maupun pemerintah," kata Atal.

Atal menyebutkan, kepengurusan PWI Jatim merupakan salah satu yang mempunyai anggota paling banyak di Indonesia dengan jumlah 1.300 anggota. Karena itu, ia berharap bangkitnya semangat dan motivasi pers di Jatim.

"Ini artinya masyarakat pers begitu punya motivasi untuk membangun pers di Jatim. Maka saya yakin PWI di Jatim akan tumbuh sehat," pungkasnya.

Sementara Ketua PWI Jatim terpilih, Lutfil Hakim menegaskan, jika tugas pers harus mampu memberikan dan menyajikan kebenaran kepada publik.

Selain itu, pria yang akrab disapa Cak Item itu menuturkan bahwa insan pers juga perlu bersikap kritis dan berperan sebagai kontrol sosial untuk membangun kemajuan daerah.

"Pers harus independen, objektif, dan betul betul menunjukan kebenaran berita. Juga harus berkompeten secara ilmiah dan pengetahuan, dan harus kritis membangun," tegasnya.

Ia berharap, insan pers di Jatim juga perlu berperan secara aktif dan memberikan solusi dalam persoalan bangsa.

"Pers harus kompeten dalam mengambil peran dan memberikan solusi terhadap persoalan bangsa," bebernya.

Pelantikan PWI Jatim turut dihadiri oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Forkopimda Jatim, Ketua DPRD Provinsi Jatim Kusnadi, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (red)