Kembali dari Cedera, Kastaneer Bawa Harapan Baru untuk Lini Depan PERSIB

harianmerahputih.id
Penyerang PERSIB, Gervane Kastaneer dikepung pemain Bali United pada pertandingan pekan ke-29 Liga 1 2024/25 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat, 18 April 2025. (PERSIB.co.id/Barly Isham)

MERAHPUTIH I BANDUNG – Setelah dua laga absen akibat cedera, Gervane Kastaneer akhirnya kembali menginjakkan kakinya di rumput hijau Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (18/4/2025) malam. Ia datang bukan sebagai starter, melainkan sebagai senjata simpanan pelatih Bojan Hodak yang dimainkan pada menit ke-62 untuk menggantikan Ryan Kurnia. Meski hanya bermain selama kurang lebih setengah jam, penyerang asal Belanda ini menunjukkan sinyal positif yang begitu dinanti oleh para Bobotoh.

Laga pekan ke-29 Liga 1 2024/2025 melawan Bali United bukan sekadar laga biasa. PERSIB berada dalam tekanan untuk mengamankan posisi di papan atas, di tengah badai cedera yang mengguncang lini depan mereka. David da Silva dan Muhammad Dimas Drajad—dua pilar utama serangan Maung Bandung—masih harus menepi karena masalah kebugaran. Dalam situasi seperti ini, kehadiran Kastaneer menjadi angin segar.

Baca juga: PERSIB Hadapi Tembok Tinggi Madura United di Pamelingan, Hodak Minta Tim Bangkit Usai Kekalahan di Singapura

“Musim ini cukup berat untuk kami di lini depan. Tiga striker utama mengalami cedera. Tapi malam ini Kastaneer sudah kembali, dan itu sangat penting,” ujar pelatih Bojan Hodak seusai laga yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk PERSIB.

Bagi Hodak, keputusan menurunkan Kastaneer di babak kedua bukan hanya soal strategi, melainkan juga momen tepat untuk mengembalikan ritme permainan sang pemain. Kastaneer memang belum mencetak gol, namun kontribusinya dalam membangun serangan dan menekan pertahanan lawan cukup terasa. Bahkan, ia sempat memiliki satu peluang emas yang nyaris menggetarkan jala Bali United.

“Dia menjalankan tugasnya dengan baik. Saya pikir performanya cukup bagus untuk pemain yang baru pulih dari cedera. Saya hanya berharap ke depannya dia bisa lebih tajam dan lebih siap secara fisik,” lanjut Hodak.

Baca juga: PERSIB Bidik Kebangkitan di Pamekasan, Andrew Jung: “Saatnya Bangkit dan Fokus Penuh!”

Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung setia, Kastaneer tak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan. Ia terlihat aktif mencari ruang, memberikan opsi di lini depan, serta tak segan turun membantu pertahanan. Meski belum dalam kondisi terbaik, aura kompetitifnya memberikan semangat baru dalam permainan PERSIB.

Kemenangan atas Bali United menjadi momen penting dalam perjalanan PERSIB musim ini. Selain memperkuat posisi mereka di klasemen, kemenangan tersebut juga membuktikan kedalaman skuad yang dimiliki tim kebanggaan Kota Kembang ini. Di tengah krisis pemain, mereka tetap mampu tampil solid dan meraih poin penuh.

Baca juga: Persebaya Gagal Amankan Kemenangan, Kebobolan di Ujung Laga: Duel Sengit di Lampung Berakhir 1-1

Kini, fokus tim beralih ke laga-laga sisa yang kian menentukan. Kehadiran kembali Kastaneer menjadi modal berharga dalam upaya PERSIB mengamankan tiket ke babak Championship Series. Dengan harapan David dan Dimas segera pulih, Hodak mungkin bisa kembali membentuk trisula maut di lini depan.

Namun untuk saat ini, semua mata tertuju pada Kastaneer. Ia mungkin belum mencetak gol, tapi langkah pertamanya setelah cedera menjadi sinyal bahwa ia siap kembali menjadi bagian penting dari ambisi besar PERSIB musim ini.(red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru