MERAHPUTIH I JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela menjadi langkah penting dalam memperkuat kemandirian energi sekaligus mendorong transformasi Indonesia menuju negara industri modern.
Pernyataan itu disampaikan saat meresmikan groundbreaking proyek LNG Abadi Masela secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7).
Baca juga: Groundbreaking LNG Abadi Masela Dimulai, Prabowo: Tonggak Kemandirian Energi Indonesia
Prabowo mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk mitra investasi dari Jepang. Ia menegaskan pemerintah mendukung kerja sama yang saling menguntungkan, namun tetap mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia.
Menurut Presiden, proyek senilai sekitar US$20,9 miliar tersebut diproyeksikan menghasilkan lebih dari 9 juta ton gas, kondensat, dan produk lainnya. Produksi itu dinilai akan menjadi penopang kebutuhan energi bagi program hilirisasi dan industrialisasi nasional.
Baca juga: Jatim Siap Dukung Mandatori B50, Khofifah: Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Presiden juga meminta pembangunan proyek memberikan dampak langsung bagi masyarakat melalui pelibatan tenaga kerja lokal, pengusaha daerah, serta dukungan BUMN agar manfaat ekonomi dapat dirasakan luas, terutama di kawasan Indonesia Timur.
Prabowo optimistis LNG Abadi Masela akan menjadi motor pertumbuhan ekonomi, memperkuat ketahanan energi nasional, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Prabowo: Biodiesel B50 Hemat Devisa Rp170 Triliun, Target Lanjut ke B60
"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi," tegas Presiden.(red)
Editor : Redaksi