Gol Dramatis Adam Alis Menit Akhir Bawa PERSIB Taklukkan Garudayaksa FC 2-1

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I BOGOR – PERSIB Bandung menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menghadapi Garudayaksa FC pada pekan ketujuh Super League 2026/2027. Sempat kehilangan keunggulan setelah gol balasan tuan rumah, Maung Bandung akhirnya memastikan kemenangan 2-1 melalui gol Adam Alis pada menit ke-90+1 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (25/10/2026).

Kemenangan tersebut menjadi momentum kebangkitan PERSIB setelah melalui pertandingan yang tidak mudah. Gol Mariano Peralta pada menit ke-15 sempat membawa tim tamu berada di atas angin. Namun, Garudayaksa mampu menyamakan kedudukan lewat Jayro Hestefano Jean pada menit ke-65 sebelum Adam Alis tampil sebagai penentu kemenangan di penghujung laga.

Baca juga: PERSIB Amankan Kemenangan Dramatis, Dedi Kusnandar Langsung Alihkan Fokus ke Melbourne Victory

Tambahan tiga poin mengembalikan PERSIB ke peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 13 poin dari tujuh pertandingan. Tim kebanggaan Bobotoh itu mencatatkan empat kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.

Sejak awal pertandingan, PERSIB berusaha mengambil inisiatif serangan. Dukungan Bobotoh yang mendominasi tribun Stadion Pakansari turut menambah semangat para pemain untuk mengamankan hasil positif. Pelatih Igor Tolic melakukan rotasi dengan menurunkan Fitrah Maulana di bawah mistar, didukung Sandy Walsh, Danijel Loncar, Ikwan Ali Tanamal, dan Patricio Matricardi di lini belakang.

Sektor tengah dipercayakan kepada Luciano Guaycochea dan kapten Dedi Kusnandar. Sementara itu, Luka Menalo, Mariano Peralta, dan Adam Alis menopang Uilliam Barros Pereira sebagai ujung tombak. Dalam pertandingan tersebut, PERSIB tampil menggunakan seragam ketiga atau alternate jersey.

Meski langsung berusaha mengendalikan permainan, PERSIB tidak serta-merta mendapatkan ruang untuk mengembangkan serangan. Garudayaksa memberikan perlawanan ketat dan membuat lini depan Maung Bandung kesulitan menciptakan peluang berbahaya pada 10 menit pertama.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-15. Berawal dari sontekan Uilliam Barros Pereira di depan gawang, Mariano Peralta bergerak memanfaatkan peluang tersebut dan mengirim bola melewati penjagaan Dominic Holec. PERSIB pun unggul 1-0.

Gol itu menjadi catatan penting bagi Peralta karena merupakan gol pertamanya di Super League 2026/2027. Keunggulan tersebut juga memberi ruang bagi PERSIB untuk bermain lebih percaya diri dalam membangun serangan.

Garudayaksa mencoba meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, barisan pertahanan PERSIB masih mampu mengantisipasi sejumlah upaya tuan rumah. Di sisi lain, Maung Bandung tetap mencari kesempatan untuk memperbesar keunggulan.

Pada menit ke-23, Peralta hampir mencetak gol keduanya. Sayangnya, upaya tersebut berhasil diblok pemain bertahan Garudayaksa. PERSIB kemudian terus mengeksploitasi sisi kanan dan kiri lapangan untuk membuka ruang di pertahanan lawan.

Peluang berikutnya hadir melalui Luka Menalo pada menit ke-38. Mendapatkan kesempatan melepaskan tendangan keras dari jarak dekat, Menalo belum mampu menaklukkan Holec yang tampil sigap di bawah mistar. Semenit berselang, Danijel Loncar mencoba memaksimalkan peluang lewat sundulan, tetapi bola masih melambung di atas gawang.

Sejumlah kesempatan itu belum mampu menambah keunggulan PERSIB. Hingga wasit mengakhiri babak pertama, skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan tim asal Bandung tersebut.

Memasuki babak kedua, Igor Tolic melakukan perubahan komposisi pemain. Eliano Reijnders dan Thom Haye masuk untuk menggantikan Sandy Walsh serta Dedi Kusnandar. Pergantian tersebut menjadi bagian dari upaya PERSIB menjaga keseimbangan permainan sekaligus memperkuat penguasaan bola.

Namun, Garudayaksa langsung memberikan ancaman. Pemain pengganti Alfin Faiz Kelilauw hampir menyamakan kedudukan melalui sontekan yang membuat bola membentur tiang gawang. PERSIB pun harus lebih waspada menghadapi serangan-serangan cepat tuan rumah.

Baca juga: Persebaya Bidik Kebangkitan di GBT, Alex Martins Tegaskan Target Tiga Poin atas Madura United

Maung Bandung berusaha kembali mengambil kendali permainan. Pada menit ke-58, kemelut di depan gawang Garudayaksa membuka kesempatan bagi PERSIB untuk memperlebar jarak. Akan tetapi, sontekan Menalo mengenai kaki pemain lawan, sedangkan tendangan Thom Haye masih melebar dari sasaran.

Alih-alih menambah keunggulan, PERSIB justru kehilangan kendali atas skor pada menit ke-65. Garudayaksa memanfaatkan kelengahan lini pertahanan dalam sebuah serangan balik. Jayro Hestefano Jean berhasil menuntaskan peluang tersebut dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Gol itu membuat pertandingan kembali terbuka. PERSIB yang sebelumnya memimpin harus bekerja lebih keras untuk merebut kembali keunggulan, sementara Garudayaksa semakin percaya diri setelah berhasil menyamakan skor.

Tolic segera merespons dengan memasukkan Beckham Putra Nugraha dan Balsa Sekulic pada menit ke-67. Keduanya menggantikan Luka Menalo dan Mariano Peralta untuk memberikan variasi serangan baru.

Dua menit kemudian, PERSIB memperoleh peluang melalui tendangan bebas Thom Haye. Namun, Holec kembali menjadi penghalang setelah berhasil menepis bola. Penjaga gawang Garudayaksa itu beberapa kali menunjukkan refleks penting yang membuat upaya Maung Bandung belum membuahkan hasil.

PERSIB tidak menghentikan tekanan. Pada menit ke-79, Berguinho masuk menggantikan Uilliam Barros Pereira untuk menambah daya gedor di lini depan. Perubahan itu membuat Maung Bandung terus berupaya mencari celah di tengah rapatnya pertahanan tuan rumah.

Situasi pertandingan berubah pada menit ke-84 ketika Garudayaksa harus kehilangan Alexander Busnic. Setelah peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR), Busnic diganjar kartu merah karena dinilai memukul bagian kepala Berguinho.

Baca juga: Tavares Minta Persebaya Bangkit, Madura United Jadi Ujian di GBT

Keunggulan jumlah pemain menjadi kesempatan bagi PERSIB untuk meningkatkan intensitas serangan. Maung Bandung semakin leluasa menekan pertahanan Garudayaksa yang kini harus bermain dengan 10 pemain.

Meski demikian, gol yang dicari tidak langsung tercipta. Tendangan bebas Thom Haye kembali berhasil digagalkan Holec. Pada menit ke-88, Balsa Sekulic juga memperoleh kesempatan melalui sundulan setelah menerima umpan silang Berguinho, tetapi bola belum mengarah ke sasaran.

Waktu pertandingan terus berjalan dan tekanan PERSIB semakin besar. Dengan tambahan waktu lima menit, Maung Bandung harus memaksimalkan kesempatan yang tersisa jika tidak ingin pulang dengan hasil imbang.

Momentum itu akhirnya datang pada menit ke-90+1. Beckham Putra Nugraha melakukan akselerasi yang membuka ruang di pertahanan Garudayaksa. Peluang tersebut kemudian dituntaskan Adam Alis dengan penyelesaian tenang untuk membawa PERSIB kembali unggul 2-1.

Gol tersebut menjadi gol pertama Adam Alis pada musim ini sekaligus jawaban atas tekanan panjang yang dibangun PERSIB sepanjang babak kedua. Selepas gol tercipta, Maung Bandung berupaya menjaga keunggulan agar tidak kembali terkejar oleh tuan rumah.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tidak berubah. PERSIB pun membawa pulang kemenangan penting dari Stadion Pakansari setelah melewati pertandingan yang menuntut kesabaran, konsistensi, dan ketajaman pada saat krusial.

Hasil ini tidak hanya mengamankan tiga poin, tetapi juga mengembalikan PERSIB ke jalur kemenangan dan memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara Super League 2026/2027. Bagi Maung Bandung, gol Adam Alis pada menit-menit akhir menjadi penutup dramatis dari perjuangan meraih kemenangan atas Garudayaksa FC. (ban)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru