Jumlah Positif Covid-19 Naik, Pintu Masuk Bali Dijaga Ketat

harianmerahputih.id
KETAT: Penumpang kapal di Pelabuhan Padangbai, Karangasem dicek suhu tubuhnya, Sabtu (11/4).

MERAHPUTIH| BALI - Penderita virus Corona di Bali terus bertambah. Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyebut, hingga Jumat (10/4) jumlah kumulatif pasien positif 75 orang.

Guna memutus rantai penyebaran Covid-19, pintu-pintu masuk Bali seperti di bandara dan pelabuhan dijaga ketat. Masyarakat yang hendak masuk Bali diperiksa kesehatannya oleh petugas.

Disaat yang sama, personel Polda Bali yang tergabung dalam Satgas Preventif dan Banops juga membagikan masker dan hand sanitizer kepada masyarakat di Pelabuhan Padangbai, Karangasem.

"Identitas penumpang diperiksa satu per satu dan suhu tubuhnya dicek menggunakan termometer digital infrared. Hal ini dilakukan sebagai upaya dalam mencegah penyebaran virus Corona atau pandemi Covid-19," kata Kasat PJR Ditlantas Polda Bali, AKBP Leo Dedy Defretes, Sabtu (11/4).

Dedy menerangkan, meski suasana di Pelabuhan Padangbai lengang dan jumlah penumpang bisa dihitung dengan jari, Polri, TNI dan ASDP tetap melakukan pengawasan terhadap kendaraan, barang dan orang yang datang maupun meninggalkan Bali.

"Pintu masuk Bali inilah yang harus mendapat perhatian serius untuk menekan perkembangan pandemi Covid-19. Untuk itu, kami yang terlibat dalam Ops Keselamatan Agung sengaja melaksanakan kegiatan bagi-bagi masker dan hand sanitizer di Pelabuhan Padangbai," jelasnya.

Pihaknya menekankan kepada para penumpang kapal maupun sopir yang masuk ke Bali agar mengenakan masker. Hal ini selain guna mengikuti anjuran pemerintah juga untuk memutus rantai penyebaran virus.

"Meskipun pemerintah sudah mewajibkan setiap orang memakai masker, namun masih ditemukan beberapa orang yang tidak menggunakan masker. Merekalah yang kita berikan masker. Kemudian diberikan pemahaman betapa pentingnya masker untuk melindungi tubuh dari serangan virus," ucap AKBP Leo Dedy. (ide/ono)

 

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru