MERAH PUTIH | Surabaya - Ada yang menarik dari survei Populi Center di kontestasi Pilwali Surabaya 2020. Ternyata, pemilih Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019 lalu akan menjatuhkan pilihannya kepada calon wali kota (Cawali) Eri Cahyadi dan calon wakil wali kota (Cawawali) Armudji di Piwali yang digelar 9 Desember nanti.
Ini menjadi daya tarik tersendiri, mengingat pesaing Eri, Machfud Arifin lebih dikenal publik sebagai mantan Kapolda Jatim dan Ketua TKD Jatim Jokowi-Ma'ruf.
"Dilihat dari sebaran responden berdasarkan pilihan saat Pilpres 2019, pasangan Eri-Armuji banyak dipilih oleh responden yang dulu memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin," kata peneliti Populi Center, Jefri Adriansyah dalam keterangan yang diperoleh Minggu (1/11).
Survei mendapati bahwa kalau 45,1 persen responden lebih memilih pasangan calon wali kota Eri Cahyadi-Armuji. Sedangkan 37,6 persen memilih pasangan Machfud Arifin-Mujiaman. Jefri mengungkapkan, Machfud Arifin mendapat dukungan dari lawan politik Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019 lalu.
Dia mengatakan, sekitar 44,3 persen pendukung Prabowo-Sandiaga memilih Machfud sementara Eri-Armuji mendapat dukungan 35 persen.
Selain mendapat dukungan dari pemilih Jokowi-Ma’ruf Amin, pasangan calon nomor urut 1 itu juga mendapat dukungan dari pemilih Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak dan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno pada Pilgub Jatim 2018 lalu. Sebesar 41,1 persen pemilih Khofifah-Emil menjatuhkan pilihan ke Eri-Armuji.
Sedangkan 48,1 persen pemilih Gus Ipul-Puti memilih pasangan serupa.
Sementara Machfud-Arifin mendapat dukungan dari pemilih Khofifah-Emil 40,5 persen dan 38,3 persen dari pemilih Gus Ipul-Puti.
Jika dilihat dari jenis kelamin, paslon Eri-Armuji lebih banyak dipilih kaum perempuan dibandingkan laki-laki. Yakni mencapai 42,3 persen, dan Machfud Arifin-Mujiaman mendapat dukungan 36,6 persen.
"Kaum laki-laki juga memberikan dukungan ke Eri-Armuji lebih banyak, yaitu 39,7 persen dan Machfud Arifin-Mujiaman 38,7 persen," katanya.
Sebelumnya Populi Center telah melakukan survei pada 6 hingga 13 Oktober 2020 dengan 800 responden yang dipilih secara acak bertingkat. Adapun margin of error pada survei kali ini sebesar 4 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Adi Sutarwijono, meminta seluruh kader PDIP, relawan, dan masyarakat luas untuk tidak terlena dengan tiga hasil survei yang mengunggulkan pasangan Eri Cahyadi-Armudji.
Ia meminta seluruh kader harus bekerja lebih keras memenangkan pasangan nomor urut 1 ini. Menurut Adi, keunggulan hasil survei yang dilakukan tiga lembaga tersebut adalah suara murni dari masyarakat terhadap pasangan Eri Cahyadi-Armudji, namun kader dan tim tetap harus bekerja keras untuk menggalang dukungan yang lebih besar lagi.
"Hasil itu (survei) adalah kerja dari semua, baik kader, simpatisan, tim dan masyarakat selama ini. Tapi saya berharap jangan terlena, harus lebih ditingkatkan lagi," tegas Awi. (rl/rga)
Editor : Ali Mahfud