MERAHPUTIH| MALUKU- Guna menambah pengetahuan terkait Program KotaKu yang masuk di setiap kelurahan RT/RW, Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Toma Lestari mengadakan pelatihan bagi seluruh RT/RW dan Perangkat yang ada di Kelurahan Uritetu Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Kamis (27/5).
" Pelaksanaan Program KotaKu dari pemerintah pusat ini dititik beratkan kepada warga masyarakat miskin yang kena dampak Covid 19, yang mengalami PHK, program ini lebih kepada menuntaskan kawasan kumuh yang ada dalam setiap RT/RW, dimana ada pembersihan got dan drainase, pembuatan jalan beton dan pembangunan talud - talud yang sudah patah, dan pekerjaan itu sendiri dilakukan secara swadaya oleh warga yang tinggal di RT/RW yang terdampak,” kata fasilitator dari dinas PUPR Provinsi Maluku Juliana Danderwalu.
Juliana yang juga sebagai fasilitator pada lima Kelurahan yang ada dalam Kecamatan Sirimau mengatakan, dengan menggunakan anggaran APBN ini, sangat diharapkan agar ada Waskat dari BKM terkait Program Pemerintah dan harus ada kerjasama dari Setiap RT/RW dan Kelurahan untuk program - program seperti ini.
Sementara itu Ketua BKM Toma Lestari Ronnie Aipasa kepada harianmerahputih.id mengatakan, program dari pemerintah ini merupakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dikhususkan untuk membangun infrastruktur skala kecil pada lingkup RT/RW.
Pada pelatihan yang dilakukan selama dua hari mulai dari tanggal 26 dan 27 ini diikuti sekitar 30 peserta yang terbagi dalam tiga kelompok, yaitu kelompok BKM, KSM dan KPP. Di sisi lain dia juga mengharapkan kepada Walikota Ambon Richard Louhenapesy untuk menaikan upah kerja secara swadaya ini kepada para tenaga kerja,
Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit
Seperti diketahui Program KotaKu dari Dinas PUPR Provinsi Maluku ini, menggunakan dana APBN. Khusus bagi tenaga kerja yang kena dampak Covid -19 yang ada dalam 5 kecamatan di kota Ambon, setiap kelurahan mendapatkan dana BLT sebesar Rp 300 juta.(boy).
Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025
Editor : Eko Yudiono