AUG 2024: Indonesia Tuan Rumah ASEAN University Games di Surabaya dan Malang
MERAHPUTIH I SURABAYA - ASEAN University Games (AUG) 2024 menjadi sorotan utama di kalangan mahasiswa Asia Tenggara dengan Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah. Kompetisi ini, yang diadakan setiap dua tahun sekali di bawah ASEAN University Sports Council (AUSC), akan mengumpulkan atlet-atlet terbaik dari berbagai negara anggota, seperti Thailand, Myanmar, Singapura, Filipina, Malaysia, Kamboja, Laos, Vietnam, Brunei, dan Timor Leste.
Pada tahun ini, Indonesia akan menjadi tuan rumah dengan menyelenggarakan acara tersebut di sejumlah kampus terkemuka. Kota Surabaya akan menjadi pusat kegiatan di mana Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Surabaya (Ubaya), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Surabaya akan menjadi tuan rumah bagi berbagai cabang olahraga.
Sementara itu, kota Malang juga turut serta sebagai lokasi penyelenggaraan dengan Universitas Islam Malang (UNISMA), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Brawijaya (UB), dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) siap menyambut para atlet dan delegasi dari negara-negara ASEAN.
Universitas Airlangga (UNAIR), yang merupakan tuan rumah untuk cabang olahraga judo dan basket 3×3, telah mengumumkan kesiapannya untuk menyelenggarakan acara ini dengan baik. Prof. Dr. M. Hadi Subhan, Direktur Kemahasiswaan UNAIR, menyatakan bahwa semua persiapan telah dilakukan dengan matang.
"Kami telah menyiapkan sarana dan prasarana serta berkoordinasi dengan baik bersama kepanitiaan nasional untuk memastikan kesuksesan AUG 2024, yang akan berlangsung dari 25 Juni hingga 6 Juli mendatang," ujar Prof. Hadi.
Menjadi tuan rumah AUG untuk pertama kalinya, UNAIR berkomitmen untuk menjalankan tugasnya dengan baik sebagai host untuk cabor judo dan basket 3×3. Persiapan telah dilakukan sejak hampir satu tahun yang lalu dengan koordinasi yang intens antara UNAIR dan berbagai pihak terkait.
"Kami berharap agar pelaksanaan AUG berjalan lancar tanpa kendala. Kami berdiri tidak hanya atas nama UNAIR, tetapi juga atas nama Indonesia. Kami akan bekerja keras untuk menjaga nama baik negara dan memastikan bahwa semua kegiatan berjalan dengan sukses," tambah Prof. Hadi.
Dengan melibatkan atlet dari enam negara di Asia Tenggara, AUG 2024 diharapkan dapat menjadi ajang yang mempererat persahabatan antarbangsa melalui olahraga, serta menjadi momentum untuk memamerkan kemampuan atlet-atlet muda dari berbagai negara ASEAN. Semua pihak berharap agar kegiatan ini tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga mampu meningkatkan citra positif Indonesia di mata internasional. (red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih