Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Perencanaan Pembangunan Berbasis Ekonomi Pancasila

Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang digelar di Ruang Rapat Djunaedi Hadisumarto, Kantor Kementerian Per
Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang digelar di Ruang Rapat Djunaedi Hadisumarto, Kantor Kementerian Per

MERAHPUTIH I JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan strategis dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Djunaedi Hadisumarto, Kantor Kementerian PPN/Bappenas ini, menyoroti pentingnya perencanaan pembangunan berbasis ekonomi Pancasila.

Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa ekonomi Pancasila harus menjadi dasar pembangunan nasional. Menurutnya, sistem ini merupakan keseimbangan antara ekonomi pasar dan ekonomi terencana yang mengedepankan asas kekeluargaan.

"Pendiri bangsa kita memahami bahwa ekonomi harus disusun berdasarkan kekeluargaan. Pemerintah bukan hanya wasit, tetapi juga pengayom, pemimpin, dan pengelola ekonomi bangsa," ujar Presiden.

Presiden juga mengingatkan perlunya pengelolaan sumber daya alam secara bijak sebagai salah satu pilar pembangunan berkelanjutan. Ia meminta semua pihak, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk merancang perencanaan yang konkret dan realistis.

"Rakyat kita paham siapa yang bekerja dengan benar. Oleh karena itu, mari kita wujudkan perencanaan yang realistis dan dapat diterapkan," tambahnya.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, melaporkan bahwa dokumen RPJMN 2025-2029 akan disahkan melalui Peraturan Presiden pada Januari 2025.

"RPJMN ini menjadi acuan strategis pembangunan lima tahun ke depan. Kami berharap semua pihak berkomitmen melaksanakan perencanaan ini dengan baik," kata Rachmat.(red)

Editor : prass prasetyo