Arumi Bachsin Hadiri Sertijab Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Tekankan Inovasi dan Sinergi
MERAHPUTIH I MADIUN - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Ketua TP PKK Kabupaten Madiun dari Evi Martiani Tontro Pahlawanto kepada Erni Sri Handayani Hari Wuryanto untuk masa jabatan 2025-2030. Acara yang berlangsung di Pendopo Muda Graha, Kabupaten Madiun, ini dihadiri oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto selaku Ketua Pembina TP PKK, Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, serta kader PKK dari berbagai tingkatan.
Dalam sambutannya, Arumi Bachsin mengapresiasi peran aktif TP PKK Kabupaten Madiun dalam pemberdayaan keluarga. Ia menekankan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merupakan kunci keberhasilan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arumi menegaskan pentingnya inovasi dalam setiap program yang dijalankan oleh PKK. Menurutnya, cara-cara lama yang kurang efektif perlu ditinggalkan, sementara pendekatan berbasis teknologi dan digital harus menjadi prioritas.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dan inovasi adalah kunci. Cara-cara lama yang tidak lagi relevan harus diperbarui. PKK harus mampu menghadirkan solusi yang lebih adaptif, terutama dalam era digital saat ini,” ujar Arumi, senin (10/3).
Ia juga menyoroti program prioritas PKK dalam lima tahun ke depan, termasuk pengentasan stunting, peningkatan kualitas pendidikan, ketahanan keluarga, serta pemberdayaan perempuan dan ekonomi keluarga. Selain itu, peningkatan kapasitas kelembagaan PKK dari tingkat kabupaten hingga desa juga menjadi fokus utama.
Arumi menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam administrasi PKK. Menurutnya, digitalisasi bukan hanya untuk pencatatan yang lebih efisien, tetapi juga untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
“Administrasi berbasis digital harus mulai diterapkan agar program-program kita lebih transparan dan terdokumentasi dengan baik. Selain itu, pemasaran produk unggulan dari kelompok-kelompok binaan PKK juga harus beralih ke platform digital agar lebih dikenal luas,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Arumi juga menyoroti implementasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, yang mengatur bahwa Posyandu menjadi bagian dari Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan. Ia menegaskan pentingnya peran Posyandu dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan stunting.
“Kader Posyandu adalah garda terdepan dalam memastikan kesehatan ibu dan anak. Mereka harus terus meningkatkan kompetensinya agar layanan yang diberikan semakin berkualitas,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Arumi mengajak seluruh elemen TP PKK Kabupaten Madiun untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“PKK bukan sekadar organisasi dengan laporan kegiatan, tetapi harus benar-benar menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Untuk itu, kolaborasi dan inovasi harus menjadi semangat kita bersama,” tegasnya.
Ia pun mengucapkan selamat bertugas kepada Ketua TP PKK Kabupaten Madiun yang baru dan berharap kepemimpinan yang baru akan membawa perubahan positif bagi masyarakat Madiun.
“Selamat bertugas! Semoga semangat baru ini membawa kesejahteraan yang lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Madiun,” pungkas Arumi. (red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih