Langkah Cepat Wali Kota Eri Cahyadi: Kawal Laporan Dugaan Penahanan Ijazah Hingga ke Polisi

Wali Kota Eri Cahyadi ke Kantor Polisi, Kawal Laporan 31 Karyawan yang Ijazahnya Diduga Ditahan
Wali Kota Eri Cahyadi ke Kantor Polisi, Kawal Laporan 31 Karyawan yang Ijazahnya Diduga Ditahan

MERAHPUTIH I SURABAYA - Dalam waktu kurang dari 24 jam, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menunjukkan sikap tegas dan responsif atas keluhan puluhan karyawan yang mengaku ijazahnya ditahan oleh perusahaan tempat mereka bekerja. Setelah mendengarkan aspirasi 31 karyawan di ruang sidang Balai Kota Surabaya, Rabu (16/4/2025) petang, keesokan harinya Eri langsung bergerak mendampingi mereka melapor ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Langkah ini tidak hanya mencerminkan keberpihakan pada masyarakat, tapi juga memperlihatkan komitmen kuat Eri menjaga iklim ketenagakerjaan dan investasi di kota pahlawan tetap sehat dan kondusif.

Didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Achmad Zaini, Eri bertemu langsung dengan Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Bayu Ari Aji. Dalam pertemuan itu, Eri menegaskan bahwa kehadirannya bukan untuk menghakimi, melainkan memastikan proses hukum berjalan dan tidak ada keresahan yang dibiarkan menggantung.

“Yang kita jaga adalah suasana kondusif, iklim investasi yang sehat. Kalau ada yang melanggar, ya ditindak. Biar semuanya jelas, tidak mengambang,” tegas Eri di hadapan media, Kamis (17/4/2025).

Eri yang juga menjabat sebagai Ketua APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia), menyampaikan harapannya agar kasus dugaan penahanan ijazah ini tidak sekadar menjadi polemik di media sosial. Menurutnya, penyelesaian secara hukum akan memberi kejelasan dan menjadi pelajaran penting bagi dunia usaha agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Saya support teman-teman pekerja agar merasa nyaman kerja di Surabaya. Tapi saya juga titip ke perusahaan, kalau masuk Surabaya, ya harus patuh aturan. Harus jaga iklim investasi,” ujarnya.

Dia pun secara khusus meminta perhatian dari pihak kepolisian agar penanganan kasus ini dilakukan dengan cepat dan serius. “Saya yakin Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Polrestabes Surabaya akan bekerja maksimal. Kota ini milik bersama, ayo kita jaga bersama,” ujarnya dengan semangat khas arek Suroboyo.Wakapolres Kompol Bayu Ari Aji menyambut baik inisiatif dan sinergi yang dibangun Wali Kota Eri. Ia memastikan laporan dari para karyawan akan segera ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

“Kami mendukung sepenuhnya langkah Wali Kota untuk menjaga iklim investasi dan ketenangan masyarakat. Semua akan kami proses sesuai aturan,” kata Bayu. (red)

Editor : prass prasetyo