Arema FC Gelar Derbi Jatim Lawan Persebaya di Bali, Target Kembali ke Kanjuruhan Mei 2025
MERAHPUTIH I MALANG – Arema FC resmi mengumumkan bahwa laga kandang bertajuk Derbi Jawa Timur melawan Persebaya Surabaya pada Senin, 28 April 2025, akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Keputusan ini diambil karena Stadion Kanjuruhan di Malang masih belum sepenuhnya memenuhi persyaratan untuk menjadi venue pertandingan Liga 1.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan harapan besar agar para pendukung setia Aremania tetap memberikan dukungan penuh meski tim kebanggaan mereka bermain di luar Jawa Timur.
"Mohon doa dan dukungan semua pihak, termasuk Aremania, agar kami bisa meraih hasil maksimal selama di Bali," ujarnya dalam keterangan resmi di Malang, Minggu (20/4).
Selain menghadapi Persebaya, Arema FC juga dijadwalkan melakoni laga kontra Madura FC, tim asal Jawa Timur lainnya, di tempat yang sama pada Kamis, 24 April 2025.
Terkait rencana kembali menggunakan Stadion Kanjuruhan sebagai kandang, Yusrinal menyatakan bahwa manajemen klub menargetkan kepulangan ke Malang bisa terealisasi pada Mei 2025. Saat ini, pihaknya tengah berkoordinasi intensif dengan Polres Malang untuk memenuhi seluruh syarat keamanan dan regulasi.
"Kami berkomitmen memenuhi seluruh ketentuan yang diminta aparat keamanan dan regulator liga. Semoga Mei nanti kami bisa kembali ke rumah sendiri, ke Kanjuruhan," ucapnya.
Yusrinal menekankan bahwa langkah-langkah pemenuhan rekomendasi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab Arema FC terhadap aspek keselamatan dan kenyamanan pertandingan. Salah satu syarat utama yang tengah diproses adalah pelaksanaan simulasi pengamanan, sesuai Peraturan Kepolisian Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pengamanan Penyelenggaraan Pertandingan Olahraga.
Selain itu, klub juga diminta untuk menuntaskan asesmen kesiapan infrastruktur dan personel serta menjalin kerja sama dengan sejumlah instansi seperti tim medis, pemadam kebakaran, dan dinas terkait lain dalam rangka memastikan kelengkapan sarana dan prasarana.
"Kami siap bersinergi dan menjalankan SOP pengamanan secara ketat. Keamanan dan kenyamanan penonton adalah prioritas utama," tegas Yusrinal.
Dengan berbagai upaya ini, Arema FC berharap dapat segera kembali ke Kanjuruhan dan mengembalikan atmosfer kandang yang selama ini menjadi kekuatan tersendiri bagi Singo Edan. (red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih