Persebaya Bidik Kemenangan Penting Lawan Arema, Fokus Geser Dewa United
MERAHPUTIH I SURABAYA — Semangat menggebu membara di tubuh Persebaya Surabaya jelang duel panas kontra Arema FC dalam lanjutan pekan ke-30 Liga 1 2024/2025. Pertandingan yang akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Senin (28/4/2025) ini bukan sekadar laga biasa. Bagi Bajul Ijo, misi besar sudah menanti: mencuri poin penuh dan merangkak naik ke peringkat kedua klasemen.
Kini, Persebaya mengantongi 52 poin, hanya terpaut satu angka dari Dewa United yang duduk di posisi kedua. Kesempatan emas terbuka lebar setelah Dewa United secara mengejutkan tumbang di tangan Malut United dengan skor tipis 1-2. Kondisi tersebut membuat peluang Persebaya untuk mengkudeta posisi Dewa United semakin realistis—tentu dengan syarat wajib menang atas Arema.
"Kami tahu Dewa United kalah, tetapi kami harus tetap fokus pada diri sendiri. Tidak boleh bergantung pada hasil tim lain," tegas pelatih Persebaya, Paul Munster, saat berbicara dalam sesi konferensi pers sebelum pertandingan.
Munster, pelatih asal Irlandia Utara yang dikenal dengan pendekatan taktisnya, menegaskan bahwa timnya sudah melakukan persiapan maksimal. Ia menilai, keberhasilan mengamankan tiga poin di Gianyar tak hanya akan menjadi kemenangan moral, tetapi juga menjaga momentum positif Persebaya di lima laga sisa kompetisi.
“Liga ini belum berakhir. Masih ada 15 poin yang diperebutkan. Kami harus terus melangkah dan menyelesaikan musim ini dengan sebaik mungkin," ujar Munster, membakar semangat pasukannya.
Bicara soal sisa laga, jalan terjal menanti Persebaya. Setelah menghadapi Arema, Bajul Ijo akan bertandang ke markas Persik Kediri. Dua laga berat di kandang menghadapi Semen Padang dan Bali United, serta satu laga tandang melawan Borneo FC, menjadi ujian nyata konsistensi mereka dalam perburuan puncak klasemen.
Namun, Munster memilih untuk tidak terbebani. Baginya, setiap laga adalah kesempatan untuk berkembang dan memperkuat karakter tim. "Kami terus bekerja untuk memperbaiki diri kami sendiri. Itulah yang paling penting," katanya.
Laga melawan Arema sendiri selalu sarat gengsi. Rivalitas panjang kedua tim membuat pertandingan diprediksi berlangsung panas dan ketat. Dukungan moral dan mental akan menjadi faktor penting selain taktik di lapangan.
Persebaya tentu berharap hasil akhir berpihak kepada mereka, demi melanjutkan mimpi besar menutup musim ini di papan atas. Semua mata tertuju ke Gianyar, di mana Bajul Ijo siap menggebrak. (red)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih