PERSIB dan PSIM Bermain Imbang di Babak Pertama, Duel Panas Tersaji di Bantul
MERAHPUTIH I BANTUL – Laga pekan ketiga Super League 2025/26 antara PERSIB Bandung melawan tuan rumah PSIM Yogyakarta berlangsung sengit di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (24/8). Selama 45 menit pertama, kedua tim tampil menekan, namun papan skor tetap menunjukkan angka kacamata 0-0.
Sejak peluit pertama ditiup wasit, atmosfer laga terasa begitu panas. Ribuan suporter tuan rumah, Laskar Mataram, memenuhi stadion dengan nyanyian dukungan yang menggelegar. Sementara di tribun seberang, bobotoh setia PERSIB tak kalah lantang memberikan semangat untuk tim kesayangannya.
PERSIB turun dengan formasi ofensif. Teja Paku Alam dipercaya menjaga gawang, dengan empat bek yang terdiri dari Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Julio Cesar, dan Frans Putros. Lini tengah dikomandoi trio Marc Klok, Luciano Guaycochea, dan Adam Alis, sementara Saddil Ramdani dan Febri Hariyadi mengisi sisi sayap untuk menopang striker tunggal Uilliam Barros.
Sejak menit awal, Pangeran Biru, julukan PERSIB langsung mengambil inisiatif serangan. Umpan terobosan Febri pada menit ke-5 sempat mengancam, namun kiper PSIM, Cahya Supriadi, tampil sigap mematahkan peluang tersebut.
Namun PSIM tidak tinggal diam. Mengandalkan penyerang asing mereka, Nermin Haljeta, tim tuan rumah beberapa kali mencoba mengganggu pertahanan PERSIB. Salah satunya terjadi pada menit ke-13 ketika Haljeta melepaskan tendangan keras yang sayangnya masih melambung di atas mistar Teja.
Pertandingan berlangsung dalam tempo cepat dengan duel-duel keras di lini tengah. Saddil Ramdani mendapat kartu kuning pada menit ke-19 setelah melanggar Haljeta. Tak lama berselang, giliran gelandang PSIM, Ze Valente, yang diganjar kartu kuning akibat benturan dengan Marc Klok.
Meski tensi permainan tinggi, kedua tim tetap berusaha menciptakan peluang. Luciano Guaycochea sempat melepaskan tendangan bebas berbahaya di menit ke-24, tetapi bola masih melambung tipis di atas mistar. Sementara itu, Cahya Supriadi beberapa kali menunjukkan refleks gemilang dengan menepis sepakan keras pemain PERSIB, termasuk upaya Frans Putros pada menit ke-44.
Memasuki menit-menit akhir, kemelut sempat terjadi di kotak penalti PSIM. Sundulan Guaycochea yang ditepis Cahya hampir berbuah gol setelah bola liar jatuh di depannya. Namun, gelandang asal Argentina itu gagal mengarahkan bola dengan sempurna.
Tambahan waktu tiga menit pun tak mengubah keadaan. Serangan PERSIB yang dibangun Febri kandas di lini pertahanan PSIM. Babak pertama akhirnya ditutup dengan skor 0-0, meski kedua kubu sama-sama menciptakan peluang emas.
Dengan hasil sementara ini, pertandingan dipastikan akan semakin menarik di babak kedua. PERSIB tentu ingin mencuri poin penuh demi menjaga momentum di awal musim, sementara PSIM berambisi mempertahankan gengsi di depan publik Bantul.(red)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih