West Java Festival 2025 Hadir dengan Nuansa Kampung Jawa Barat, Lebih Dekat dengan Warga

MERAHPUTIH I BANDUNG - Kota Bandung kembali bersiap menyambut pesta rakyat terbesar di Jawa Barat. West Java Festival (WJF) 2025 akan digelar pada 8–9 November di Kiara Artha Park, dengan konsep baru yang lebih membumi: menghadirkan suasana Kampung Jawa Barat yang sarat kearifan lokal.

Setelah beberapa tahun digelar di kawasan Gedung Sate, tahun ini WJF berpindah ke area yang lebih luas dan terbuka. Bukan sekadar ajang hiburan modern, WJF 2025 akan memadukan tradisi, kreativitas, dan pelayanan publik dalam satu ruang interaktif bagi seluruh masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Iendra Sofyan mengatakan, penyelenggaraan kali ini dibuat lebih dekat dengan identitas budaya Sunda.

“Tahun ini akan terasa seperti Kampung Jawa Barat. Nuansanya alami, penuh ke-Sundaan, ke-Cirebonan, dan ke-Betawian. Semua bahan dan ornamen disesuaikan agar suasana kampungnya benar-benar terasa,” ujar Iendra melalui kanal YouTube BKD Jawa Barat.

Mengusung tema “Gapura Pancawaluya”, festival ini merepresentasikan lima karakter masyarakat Jawa Barat: cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), pinter (cerdas), dan singer (tangguh). Setiap nilai akan diwujudkan dalam zona tematik, lengkap dengan layanan publik gratis dari berbagai dinas.

Pengunjung dapat menikmati pelayanan administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan, hingga edukasi literasi di area festival. “Konsepnya bukan hanya pesta, tapi pelayanan langsung seperti Jangka Warga yang bisa diakses siapa saja,” tambah Iendra.

Selain itu, WJF 2025 juga akan diramaikan pertunjukan budaya, panggung musik, pameran produk lokal, hingga kuliner khas dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Semua kegiatan dapat diikuti gratis, namun pengunjung wajib mendaftar daring lewat QR code demi menjaga kenyamanan.

Panitia menargetkan 15.000 pengunjung selama dua hari pelaksanaan. “Kami ingin festival ini menjadi ruang kebersamaan warga Jawa Barat, dari Bandung hingga pelosok daerah,” tutup Iendra.

Dengan nuansa kampung yang hangat dan semangat pelayanan publik yang nyata, West Java Festival 2025 bukan sekadar hiburan, melainkan perayaan identitas dan gotong royong masyarakat Jawa Barat. (fun)
 
 
 

Editor : Redaksi