Anggota TNI AD Meregang Nyawa di Tangan Menantu Keponakan
MERAHPUTIH|KALSEL- Berawal dari api cemburu yang membakar, Rusdi (36), warga Balangan, Kalimantan Tengah tega membacok istrinya hingga tewas.
Tidak cukup sampai di situ, Rusdi juga membacok Sertu Aliansyah, anggota TNI AD yang berusaha melerai kejadian itu. Rusdi tercatat sebagai mertua keponakan Sertu Aliansah.
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Kamis, (21/5) dinihari atau waktu sahur. Rusdi menuduh istrinya punya pria idaman lain. Cekcok tak terhindarkan.
Rusdi kemudian menyerang istrinya dengan parang hingga terluka di bagian dada. Korban meregang nyawa. Kejadian itu didengar oleh Sertu Aliansyah. Ia bermaksud melerai kejadian itu. Tidak terima, Aliansyah ikut-ikutan, Rusdi menyerangnya. Serangan mendadak membuat parang yang dibawa pelaku mengenai dada prajurit TNI ini.
Warga yang mendengar kejadian mendatangi TKP. Mereka kemudian membawa Aliansyah ke RSUD Balangan. Sayang, nyawanya tidak tertolong karena luka yang cukup dalam.
Arma, Ketua RT 9, Kelurahan Paringin Timur, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan mengatakan, saat melakukan aksinya, pelaku dalam keadaan sadar dan tidak dalam pengaruh minuman keras.
Cerita Arma, sebelumnya, Rusdiana dituduh Rusdi suaminya sering menelpon pria lain. Cekcok itu akhirnya berbuah peristiwa pembacokan itu.
Sertu Aliansyah lalu dimakamkan secara militer di TPU Gunung Pandau, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan. Upacara pemakaman dipimpin Danramil Juai, Kapten Inf Tajuddin Noor sebagai inspektur upacara. Ucapan duka pun mengalir atas kepergian almarhum Sertu Aliansyah yang merupakan anggota Kodim 1008/Tanjung tersebut. "Korban kami makamkan secara militer digelar di Paringin untuk almarhum," Kata Dandim 1001/Amuntai-Balangan, Letkol Inf Ali Ahmad Satriyadi. (gsg/ono)
.
Editor : Eko Yudiono
Harian Merah Putih