Konferda–Konfercab PDIP Jatim Jadi Titik Konsolidasi, Perkuat Struktur dan Kerja Kerakyatan

Ketua Steering Committee (SC) Konferda–Konfercab PDI Perjuangan se-Jawa Timur, Budi Sulistyono (Kanang)
Ketua Steering Committee (SC) Konferda–Konfercab PDI Perjuangan se-Jawa Timur, Budi Sulistyono (Kanang)

MERAHPUTIH I SURABAYA — Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan Jawa Timur dimaknai sebagai langkah strategis untuk merapikan kepengurusan sekaligus mempertebal soliditas kader. Agenda konsolidasi yang digelar serentak pada Sabtu–Minggu (20–21/12/2025) itu diarahkan untuk memperkuat struktur partai agar lebih efektif menjalankan kerja-kerja kerakyatan.

Ketua Steering Committee (SC) Konferda–Konfercab PDI Perjuangan se-Jawa Timur, Budi Sulistyono (Kanang), menegaskan bahwa penguatan struktur merupakan fondasi utama perjuangan partai. Struktur yang tertata rapi dinilai menjadi kunci agar PDI Perjuangan mampu hadir nyata di tengah kebutuhan masyarakat.

“Konferda dan Konfercab ini disiapkan untuk memastikan struktur partai semakin solid. Struktur bukan tujuan akhir, melainkan alat perjuangan agar kerja-kerja partai benar-benar dirasakan rakyat,” ujar Kanang di Surabaya, Jumat (19/12/2025).

Ia menyampaikan, selama ini PDI Perjuangan Jawa Timur konsisten mendorong program kerakyatan di berbagai sektor, mulai pendidikan, ekonomi rakyat, sosial, hingga penguatan komunitas. Melalui Konferda–Konfercab serentak, seluruh program tersebut dikonsolidasikan agar mendapat dukungan organisasi yang kokoh hingga tingkat akar rumput.

Menurut Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim itu, forum ini juga menjadi sarana menyamakan langkah seluruh struktur partai dari tingkat daerah hingga cabang. “Kami ingin seluruh jajaran bergerak dalam satu irama, bekerja untuk rakyat dengan disiplin, gotong royong, dan berlandaskan ideologi partai,” tegasnya.

Kanang menilai Konferda–Konfercab memiliki arti strategis karena menjadi ruang evaluasi sekaligus perumusan arah langkah partai di tengah dinamika politik dan pemerintahan yang terus berubah. Perencanaan organisasi yang matang, kata dia, menjadi kebutuhan mutlak agar partai tetap adaptif menghadapi tantangan ke depan.

“Dinamika politik dan pemerintahan sangat dinamis. Karena itu, partai harus menyiapkan program-program yang relevan dan responsif,” ujarnya.

Mantan Bupati Ngawi dua periode tersebut juga menekankan kesiapan kader sebagai bagian dari disiplin organisasi. Seluruh kader, kata dia, harus siap dipilih maupun ditugaskan di posisi mana pun sesuai keputusan partai.

“Semua kader harus siap ditempatkan di mana saja. Itu bagian dari proses organisasi,” katanya.

Sebanyak 38 DPC kabupaten/kota se-Jawa Timur dijadwalkan berkumpul di Surabaya. Kanang menegaskan, Konferda–Konfercab bukan sekadar forum pengambilan keputusan, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan dan tanggung jawab kolektif kader Banteng.

“Ini ruang persatuan dan komitmen bersama untuk terus mengabdi kepada rakyat,” ujarnya.

Ia memastikan seluruh rangkaian Konferda–Konfercab digelar secara tertib, demokratis, dan sesuai dengan aturan partai. Hasilnya diharapkan melahirkan struktur organisasi yang semakin matang dan siap melangkah ke fase perjuangan berikutnya.

“Dengan persatuan dan kerja nyata, kami optimistis PDI Perjuangan Jawa Timur akan semakin solid dan responsif terhadap kebutuhan rakyat,” pungkas Kanang.(dpr) 

Editor : Redaksi