Arema FC Gagal Amankan Kemenangan di Kanjuruhan, Madura United Pulang Bawa Satu Poin
MERAHPUTIH I MALANG - Harapan Arema FC untuk mengamankan kemenangan penuh di hadapan publik sendiri harus tertunda. Bermain di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Singo Edan hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Madura United dalam lanjutan kompetisi BRI Super League, Selasa malam, (23/12).
Sejak peluit awal dibunyikan, duel bertajuk Derbi Jawa Timur ini langsung berjalan dengan tensi tinggi. Kedua tim tampil tanpa kompromi, memperlihatkan ambisi besar untuk menguasai jalannya pertandingan. Arema FC mencoba mengambil inisiatif serangan lebih dulu, sementara Madura United tak tinggal diam dan beberapa kali melancarkan serangan balik cepat.
Permainan terbuka membuat peluang tercipta di kedua kubu. Namun, solidnya lini belakang dan penampilan gemilang para penjaga gawang membuat papan skor tak kunjung berubah. Kiper Arema FC, Lucas Frigeri, tampil sigap menggagalkan peluang berbahaya Madura United, sementara di sisi lain Diky Indriyana juga menunjukkan refleks cemerlang di bawah mistar gawang tim tamu.
Memasuki pertengahan babak pertama, tempo pertandingan semakin meningkat. Arema FC dan Madura United silih berganti menekan, tetapi penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat skor tetap bertahan 0-0.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-37. Arema FC berhasil membuka keunggulan lewat aksi Iksan Lestaluhu. Berawal dari umpan terukur Valdeci Moreira, Iksan dengan tenang memaksimalkan peluang dan menggetarkan jala gawang Madura United. Gol tersebut disambut sorak sorai ribuan Aremania yang memadati Stadion Kanjuruhan.
Namun keunggulan tuan rumah tak bertahan lama. Gol tersebut justru membangkitkan semangat Madura United. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab meningkatkan intensitas serangan, terutama melalui situasi bola mati. Hasilnya terlihat pada menit ke-43, ketika Lulinha sukses menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan sepak pojok yang dieksekusi Ahmad Nufiandani.
Skor 1-1 menutup jalannya babak pertama, menandai duel sengit yang masih terbuka lebar bagi kedua tim.
Memasuki babak kedua, Madura United tampil lebih dominan. Penguasaan bola berada di tangan tim tamu, memaksa Arema FC lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik. Tekanan yang terus dilancarkan Madura United akhirnya membuahkan hasil.
Pada menit ke-53, Madura United sukses membalikkan keadaan. Lulinha kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menuntaskan peluang dengan baik, membawa tim tamu unggul 2-1 dan membuat Stadion Kanjuruhan terdiam sejenak.
Tertinggal di kandang sendiri, Arema FC berupaya bangkit. Dukungan penuh suporter menjadi suntikan semangat bagi Singo Edan untuk kembali menekan. Upaya tersebut membuahkan hasil tujuh menit berselang.
Iksan Lestaluhu kembali menjadi penyelamat Arema FC. Pemain sayap tersebut mencetak gol keduanya pada menit ke-60, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gol ini kembali menghidupkan atmosfer stadion dan membuka peluang Arema FC untuk mengejar kemenangan.
Sisa waktu pertandingan diwarnai jual beli serangan. Arema FC mencoba memaksimalkan momentum, sementara Madura United tampil disiplin menjaga lini pertahanan. Meski sejumlah peluang tercipta, tak ada gol tambahan hingga wasit Muhammad Nazmi meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Hasil imbang 2-2 ini membuat Arema FC harus puas berbagi poin di kandang, sementara Madura United pulang dengan satu angka berharga dari Stadion Kanjuruhan.
Susunan Pemain
Arema FC: Lucas Frigeri (Pg), Odivan Koerich, Arkhan Fikri, Valdeci Moreira, Salim Tuharea, Rifad Marasabessy, Jayus Hariono, Matheus Blade, Luiz Gustavo, Dedik Setiawan, Iksan Lestaluhu.
Madura United: Diky Indriyana (Pg), Pedro Monteiro, Jordy Wehrmann, Kerim Palic, Roger Bonet, Ahmad Nufiandani, Lulinha, Ferian Rizki, Paulo Sitanggang, Balotelli, Jorge Mendonca.(mal)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih