Khofifah Tegaskan Jatim Siap Kawal Program Prioritas Presiden
MERAHPUTIH I BOGOR - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak dan jajaran Forkopimda Jatim menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto di Sentul International Convention Center, Bogor, Senin (2/2).
Rakornas bertema Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045 itu menjadi forum penguatan kolaborasi nasional. Khofifah menegaskan, Jawa Timur siap berada di garda depan dalam menjalankan agenda strategis pemerintah pusat.
Menurut Khofifah, berbagai program prioritas Presiden Prabowo telah berjalan efektif di Jawa Timur. Di sektor pangan, Jatim tidak hanya mencapai swasembada, tetapi juga melangkah menuju kedaulatan pangan. Sementara itu, Jatim tercatat sebagai provinsi tercepat dan terbanyak menuntaskan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan 8.494 koperasi berbadan hukum.
Jawa Timur juga menempati peringkat tertinggi nasional sebagai provinsi dengan desa mandiri terbanyak, mencapai 4.716 desa atau sekitar 23 persen dari total desa mandiri nasional. “Pembangunan desa harus berkelanjutan, berbasis potensi lokal, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegas Khofifah.
Di bidang pendidikan, Khofifah menyebut Jatim menjadi provinsi dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak di Indonesia, yakni 26 sekolah yang telah beroperasi. Selain itu, enam sekolah Taruna juga didirikan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Presiden Prabowo dalam arahannya mengajak seluruh kepala daerah menjaga dan mengelola kekayaan alam untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat. Ia menegaskan komitmen pemerintah mewujudkan Indonesia sebagai negara maju modern dengan kualitas hidup rakyat yang layak, sehat, berpendidikan, dan berpenghasilan cukup.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan peran strategis kepala daerah dan Forkopimda dalam memastikan keberhasilan program prioritas nasional. Rakornas ini, menurutnya, menjadi momentum menyatukan langkah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (red)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih