Arab Saudi Gerlar Buka Puasa Bersama dan Membagikan Kurma Sepanjang Bulan Ramadan

MERAHPUTIH I JAKARTA – Semangat Ramadan tahun ini terasa semakin hangat dengan hadirnya Program Iftar Bersama dan pembagian kurma dari Penjaga Dua Kota Suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. Program tersebut resmi diluncurkan oleh Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta sebagai bentuk kepedulian dan persaudaraan bagi umat Muslim Indonesia.

Peluncuran program dilakukan langsung oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, di kantor Kedutaan Besar Arab Saudi, Jakarta, Kamis (19/2). Dalam sambutannya, Al-Amudi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi arahan langsung dari Raja Salman bersama Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

“Program ini akan dilaksanakan di berbagai kota dan wilayah di Indonesia sepanjang bulan Ramadan,” ujar Al-Amudi.

Tak hanya terpusat di ibu kota, program ini menjangkau berbagai daerah di Tanah Air. Kota-kota seperti Surabaya, Padang, Bogor, Kendari, hingga Makassar menjadi bagian dari rangkaian distribusi. Selain itu, sejumlah kampus ternama juga turut menjadi lokasi pelaksanaan iftar bersama, di antaranya Universitas Indonesia di Depok serta UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di Ciputat.

Secara keseluruhan, sebanyak 40.000 paket makanan berbuka puasa akan dibagikan kepada masyarakat. Tak hanya itu, 40 ton kurma turut disalurkan sebagai bagian dari hadiah Ramadan dari Raja Salman bagi umat Muslim Indonesia.

Menurut Al-Amudi, bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Kerajaan Arab Saudi untuk terus berbagi kebahagiaan Ramadan dengan umat Muslim di berbagai belahan dunia, khususnya Indonesia yang memiliki populasi Muslim terbesar.

“Kami berharap umat Muslim Indonesia dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan penuh kekhusyukan,” tuturnya.

Apresiasi datang dari berbagai kalangan. Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia, Muhammad Cholil Nafis, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai program ini bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan simbol kuatnya hubungan emosional dan spiritual antara Indonesia dan Arab Saudi.

“Saya menyambut baik inisiatif ini. Ini merupakan wujud nyata persaudaraan antara Indonesia dan pemerintah Arab Saudi,” kata Nafis.

Ia berharap program ini dapat semakin mempererat hubungan bilateral sekaligus meningkatkan kualitas ibadah masyarakat selama Ramadan.

Program Iftar Bersama ini merupakan bagian dari rangkaian bantuan kemanusiaan Arab Saudi di Indonesia. Sebelumnya, pada 11 Februari, Kedutaan Besar Arab Saudi bersama King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KS Relief) menyalurkan 100 ton kurma melalui Kementerian Agama Republik Indonesia.

Sehari berselang, pada 12 Februari, bantuan pangan senilai Rp7 miliar juga diserahkan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk didistribusikan ke sejumlah provinsi.

Langkah-langkah tersebut memperlihatkan kesinambungan dukungan Kerajaan Arab Saudi terhadap masyarakat Indonesia, khususnya dalam momentum Ramadan yang sarat makna solidaritas dan kepedulian sosial.

Di tengah tantangan ekonomi global dan kebutuhan masyarakat yang kian kompleks, kehadiran program seperti ini menjadi oase kebersamaan. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperluas jangkauan empati, melintasi batas negara, mempererat ukhuwah, dan meneguhkan persaudaraan umat.(red)

Editor : Redaksi