Lucho Ingin Lebih Tajam, Gelandang PERSIB Tak Puas Hanya Cetak Lima Gol Musim Lalu

Luciano Guaycochea
Luciano Guaycochea

MERAHPUTIH I BANDUNG – Meski berhasil menyumbangkan lima gol sepanjang kompetisi musim 2025/2026, gelandang PERSIB, Luciano Guaycochea mengaku belum sepenuhnya puas dengan performa pribadinya. Pemain asal La Pampa, Argentina itu merasa masih memiliki peluang untuk memberikan kontribusi yang lebih besar, khususnya dalam urusan mencetak gol.

Pemain yang akrab disapa Lucho tersebut menjadi salah satu motor permainan PERSIB sepanjang musim lalu. Dengan pengalaman dan visi bermain yang dimilikinya, ia kerap menjadi penghubung antara lini tengah dan lini depan Maung Bandung. Namun, bagi Lucho, catatan lima gol dari 26 pertandingan masih belum mencerminkan potensi terbaik yang bisa ia tampilkan.

Menurutnya, terdapat sejumlah peluang yang gagal dimaksimalkan menjadi gol sepanjang musim berjalan. Situasi tersebut membuatnya merasa masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diperbaiki untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

“Musim lalu saya membuat lima gol. Itu bukan hal yang buruk. Sayangnya, saya juga tidak bisa membuat lebih banyak gol karena melewatkan banyak peluang,” ujar Lucho.

Pernyataan tersebut menunjukkan besarnya ambisi pemain berusia 34 tahun itu untuk terus meningkatkan kualitas permainan. Meski beroperasi sebagai gelandang, Lucho tetap menaruh perhatian terhadap produktivitasnya di depan gawang lawan.

Dalam sepak bola modern, peran gelandang memang tidak hanya sebatas mengatur tempo permainan. Banyak tim mengandalkan pemain lini tengah untuk menjadi sumber gol tambahan ketika lini depan mengalami kebuntuan. Lucho pun memahami tuntutan tersebut, meski ia tetap menegaskan bahwa tugas utamanya adalah menjaga keseimbangan permainan tim.

Sebagai pengatur serangan, Lucho lebih fokus memastikan skema yang dirancang pelatih berjalan dengan baik di lapangan. Ia berupaya menjaga aliran bola, membangun serangan, sekaligus membantu transisi bertahan ketika tim kehilangan penguasaan.

Meski demikian, pemain bernomor punggung 8 itu tak jarang ikut menusuk ke kotak penalti lawan demi membuka ruang dan menciptakan peluang. Kemampuannya membaca permainan membuat dirinya kerap berada di posisi yang tepat untuk memberikan ancaman.

Gol perdana Lucho bersama PERSIB pada musim lalu tercipta saat menghadapi PSBS Biak pada 17 Oktober 2026. Momen tersebut menjadi salah satu titik penting yang meningkatkan kepercayaan dirinya untuk lebih aktif membantu serangan Maung Bandung.

Seiring berjalannya kompetisi, kontribusinya semakin terasa. Tidak hanya dalam bentuk gol, tetapi juga melalui assist, distribusi bola, serta kemampuannya mengendalikan ritme pertandingan. Kehadirannya menjadi salah satu faktor yang membuat lini tengah PERSIB tampil lebih hidup dan kreatif.

Kendati demikian, Lucho tetap menempatkan kepentingan tim di atas pencapaian individu. Baginya, jumlah gol bukanlah ukuran utama keberhasilan seorang gelandang. Yang lebih penting adalah bagaimana kontribusi tersebut mampu membawa tim meraih kemenangan.

“Yang terpenting adalah ketika membuat gol, Anda melakukannya untuk membantu tim. Saya seorang gelandang dan bagi saya, alangkah lebih baik jika seorang striker yang membuat lebih banyak gol,” tuturnya.

Pernyataan itu mencerminkan karakter Lucho sebagai pemain yang mengutamakan kolektivitas. Ia tidak terlalu mengejar statistik pribadi selama tim mampu tampil kompetitif dan meraih hasil positif.

Memasuki musim baru, ekspektasi terhadap Lucho dipastikan tetap tinggi. Pengalaman panjangnya di berbagai kompetisi menjadi modal penting bagi PERSIB dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat. Selain diharapkan tetap menjadi pengatur permainan utama, ia juga dituntut mampu meningkatkan kontribusi dalam menciptakan maupun mencetak gol.

Dengan evaluasi yang telah dilakukannya terhadap performa musim lalu, Lucho optimistis bisa tampil lebih efektif. Jika peluang-peluang yang sebelumnya terbuang mampu dikonversi dengan lebih baik, bukan tidak mungkin jumlah golnya akan meningkat signifikan pada musim mendatang.

Bagi PERSIB, kehadiran gelandang berpengalaman seperti Lucho tetap menjadi aset berharga. Di tengah ambisi mempertahankan daya saing di papan atas, kontribusi pemain asal Argentina tersebut diyakini masih akan menjadi salah satu kunci permainan Maung Bandung pada musim 2026/2027.(ban)

Editor : Redaksi