Tavares Utamakan Evaluasi Tim Usai Persebaya Ditahan Imbang PSIS
MERAHPUTIH I SURABAYA – Pelatih Persebaya Bernardo Tavares lebih menitikberatkan proses pembentukan tim dibanding hasil akhir setelah Green Force bermain imbang 2-2 melawan PSIS Semarang pada laga 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/7).
Menurut pelatih asal Portugal itu, pertandingan pramusim dimanfaatkan untuk memberi kesempatan bermain kepada banyak pemain sekaligus mengukur kemampuan mereka saat tampil di bawah tekanan pertandingan sesungguhnya.
Persebaya sempat unggul melalui gol perdana Alex Martins bersama Bajol Ijo pada babak pertama. Yann Mabella kemudian kembali membawa tuan rumah memimpin di babak kedua, namun PSIS mampu menyamakan kedudukan hingga laga berakhir imbang.
Tavares menilai timnya menunjukkan sejumlah perkembangan positif, terutama dalam menciptakan peluang dan menekan permainan lawan. Meski begitu, ia mengakui masih ada pekerjaan rumah di sektor pertahanan setelah dua gol PSIS lahir akibat kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.
Selain itu, efektivitas penyelesaian akhir juga menjadi perhatian. Tavares menilai Persebaya seharusnya mampu mencetak lebih banyak gol jika lebih tajam dalam memanfaatkan peluang.
Ia juga memberikan apresiasi kepada PSIS yang dinilai tampil disiplin dan mampu memberikan perlawanan sengit. Baginya, hasil imbang bukan menjadi fokus utama dalam masa persiapan, melainkan bahan evaluasi untuk memperbaiki performa tim sebelum kompetisi resmi dimulai.
"Hasil tentu bukan yang kami inginkan, tetapi yang paling penting kami mendapatkan banyak pelajaran. Masih ada waktu untuk membenahi kekurangan agar tim lebih siap menghadapi kompetisi," ujar Tavares.(sub)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih