Gubernur Jawa Timur Tinjau Grab Vaccine Center di Surabaya


Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turut hadir meninjau Grab Vaccine Center di Surabaya.

MERAHPUTIH I SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur tetap berkomitmen melakukan percepatan program vaksinasi sebagai salah satu upaya mengendalikan COVID-19.

Seluruh stakeholder, baik instansi swasta, turut mendukung upaya Pemerintah dalam membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok, melalui vaksinasi Covid-19.

Seperti yang dilakukan Grab. Melalui Grab Vaccine Center di Surabaya, Jawa Timur hadir untuk turut mensukseskan Program Vaksinasi Nasional.

Selama empat hari pelaksanaannya, pusat vaksin ini menargetkan bisa memvaksinasi 9,000 warga Kota Surabaya, dan pekerja publik sektor transportasi di Surabaya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turut hadir meninjau Grab Vaccine Center di Surabaya. Dikatakannya, pendirian pusat vaksinasi ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Yang memprioritaskan vaksinasi sebagai salah satu intervensi dalam menekan penyebaran Covid-19," ujarnya, Rabu (23/6/2021).

Khofifah menyebut, salah satu kunci kesuksesan tingginya capaian pelaksanaan vaksinasi adalah sinergi pemerintah pusat dan daerah, serta turut andilnya perusahaan swasta yang harus terus dilakukan.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga menyampaikan terima kasih kepada Grab yang telah membantu pemerintah khususnya di Jawa Timur dalam menyelenggarakan pusat vaksin.

"Semoga pelaksanaannya sukses, dan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk semangat melakukan vaksinasi," tambahnya.

Grab Vaccine Center Surabaya berlokasi di Galaxy Mall Exhibition Center dan beroperasi pada 22 sampai 25 Juni 2021 untuk gelombang pertama vaksinasi.

Vaksin disediakan oleh Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan akan disuntikkan oleh tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Husada Utama.

Secara global, menurut data Kementerian Kesehatan RI, sampai dengan Sabtu (19/6), total 12,2 juta orang telah menerima dosis vaksin secara lengkap, dengan penerima dosis pertama telah mencapai 22,8 juta orang.

Sedangkan, jumlah dosis vaksin yang telah masuk ke Tanah Air hingga 20 Juni 2021, yakni total mencapai 104.728.400 dosis vaksin.

Rinciannya adalah 94.500.000 dosis Sinovac, 8.228.000 dosis AstraZeneca, dan 2.000.000 dosis Sinopharm.(red)