Rombongan Menteri Tiba di Akademi Militer untuk Ikuti Pembekalan

harianmerahputih.id
Ratusan masyarakat menyambut antusias Presiden Prabowo Subianto yang tiba di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (24/10). Kedatangan Kepala Negara ke Akademi Militer tersebut dalam rangka kegiatan Retreat Kabinet Merah Putih

MERAHPUTIH I MAGELANG - Rombongan menteri, penasihat, dan utusan presiden tiba di depan gerbang Akademi Militer (Akmil), Kota Magelang, Jawa Tengah, tepat pada pukul 17.30 WIB. Mereka datang untuk mengikuti agenda pembekalan yang akan berlangsung selama empat hari, mulai 24 hingga 27 Oktober 2024.

Rombongan tersebut menggunakan bus, mirip dengan rombongan wakil menteri dan kepala badan yang tiba sebelumnya. Di antara para pejabat yang hadir terlihat beberapa menteri penting dalam Kabinet Merah Putih, seperti Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad. Hadir pula Staf Khusus Presiden bidang seni dan budaya, Yovie Widianto.

Baca juga: Presiden Prabowo–Ratu Maxima Bahas Akselerasi Inklusi Finansial, Indonesia Siapkan Terobosan Kebijakan

Sebelumnya, mereka diberangkatkan dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan pesawat militer C-130J Super Hercules A-1340 milik TNI Angkatan Udara. Keberangkatan mereka dari Jakarta berlangsung tepat pukul 13.38 WIB, dan setelah penerbangan selama kurang lebih 1,5 jam, mereka tiba di Bandara Internasional Adisucipto, Yogyakarta, sekitar pukul 15.00 WIB.

Setelah tiba di Yogyakarta, rombongan melanjutkan perjalanan darat menuju Kota Magelang. Di Akademi Militer, mereka akan menghadiri agenda retreat Kabinet Merah Putih yang diadakan dengan tujuan memberikan pembekalan mengenai pemerintahan dan bernegara. Agenda pembekalan ini dianggap sebagai momen penting untuk memperdalam pemahaman tentang pencegahan korupsi, kepemimpinan, serta kebijakan pembangunan yang lebih berkelanjutan.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menyatakan bahwa selama kegiatan retreat ini, para peserta akan mendapatkan serangkaian materi yang dirancang untuk memperkuat pemahaman mereka tentang tata kelola pemerintahan. “Mereka akan mendapatkan gemblengan berupa materi penting soal bernegara, termasuk tentang bagaimana mencegah korupsi yang menjadi prioritas utama dalam pemerintahan ini,” ujar Hasan.

Baca juga: Peresmian Lima Infrastruktur Baru: Prabowo Tegaskan Konektivitas Jadi Tulang Punggung Pemerataan

Selain pembekalan formal, retreat ini juga dirancang sebagai kesempatan untuk mempererat hubungan antaranggota kabinet. Para menteri, wakil menteri, utusan khusus, dan staf khusus presiden akan memiliki waktu untuk saling mengenal lebih dekat di luar rutinitas pemerintahan sehari-hari.

"Ini merupakan kesempatan penting bagi mereka untuk lebih mengakrabkan diri, membangun sinergi, serta memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan amanat yang diberikan oleh rakyat Indonesia," tambah Hasan.

Baca juga: Presiden Prabowo Resmikan RS Kardiologi Emirates–Indonesia, Simbol Persahabatan Jakarta–Abu Dhabi

Agenda retreat ini dilaksanakan di lingkungan Akademi Militer Magelang yang dikenal dengan disiplin ketat dan atmosfer yang mendukung pelatihan kepemimpinan. Dengan suasana yang penuh kedisiplinan dan ketenangan, diharapkan para peserta dapat menyerap ilmu dan memanfaatkan momen ini untuk refleksi dan persiapan dalam menghadapi tantangan pemerintahan ke depan.

Acara pembekalan ini diharapkan menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk memastikan bahwa seluruh jajaran kabinet tetap fokus pada tujuan besar pembangunan dan reformasi nasional yang sudah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo, terutama dalam menghadapi masa-masa kritis akhir periode pemerintahan ini. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru