MERAHPUTIH I SURABAYA - Program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto tidak hanya bertujuan untuk menekan angka stunting, tetapi juga membuka peluang besar bagi koperasi dan ekonomi rakyat. Koperasi diproyeksikan menjadi tulang punggung dalam menyediakan bahan baku dan operasional program ini di seluruh Indonesia.
"Sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto, program ini harus memaksimalkan potensi daerah dan menggerakkan ekonomi rakyat. Koperasi Jatim Unggul Bersama, yang mayoritas dibentuk oleh mantan relawan Pendowo, siap untuk mensukseskan program nasional ini demi mewujudkan Indonesia Emas 2045." terangnya.
Koperasi akan memainkan peran penting dalam memastikan ketersediaan bahan pangan seperti susu, ayam, telur, dan sayuran yang dibutuhkan setiap hari.
"Koperasi Jatim Unggul Bersama siap bersinergi dan berkolaborasi dalam mensukseskan program Makan Bergizi Gratis di wilayah Jawa Timur," kata Dr. Muchlis Muhsin, Ketua Umum Koperasi Jatim Unggul Bersama.
Baca juga: Peresmian Lima Infrastruktur Baru: Prabowo Tegaskan Konektivitas Jadi Tulang Punggung Pemerataan
"Kami sudah siap bekerja secara profesional, baik sebagai supplier bahan pangan maupun dapur pangan. Saat ini, anggota koperasi kami sudah menjangkau 38 kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur." ujarnya.
Program Makan Bergizi Gratis diharapkan tidak hanya berhasil menekan angka stunting, tetapi juga menjadi pilar penting dalam membangkitkan koperasi dan menggerakkan ekonomi rakyat.
Baca juga: Presiden Prabowo Resmikan RS Kardiologi Emirates–Indonesia, Simbol Persahabatan Jakarta–Abu Dhabi
"Peran koperasi yang selama ini kurang mendapat perhatian, kini memiliki kesempatan untuk kembali menjadi motor utama dalam ekonomi nasional," ujar DR. Muchlis Muhsin. "Program ini akan menciptakan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat." imbuhnya.
Dengan melibatkan koperasi secara aktif, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat menjadi solusi ganda, yaitu meningkatkan gizi anak-anak dan mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat. Koperasi diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi nasional dan memainkan peran penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (red)
Editor : prass prasetyo