MERAHPUTIH I PASURUAN - Masa jabatan Nurkholis sebagai Penjabat (Pj) Bupati Pasuruan resmi berakhir pada Rabu (19/2/2025). Setelah mengemban amanah selama 4 bulan 27 hari sejak dilantik oleh Pj Gubernur Jawa Timur pada 24 September 2024, ia berpamitan dan menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam pembangunan Kabupaten Pasuruan.
Dalam acara perpisahan yang berlangsung di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Nurkholis menyoroti berbagai capaian yang telah diraih selama masa kepemimpinannya. Salah satu pencapaian yang dibanggakan adalah perolehan 20 penghargaan nasional yang menandakan kinerja positif pemerintahan di bawah kepemimpinannya.
Baca juga: Khofifah Gelar Pasar Murah di Pasuruan, Warga Serbu Bahan Pokok
“Penghargaan ini bukan tujuan utama, tetapi menjadi bukti bahwa kami telah bekerja keras untuk Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.
Selain penghargaan, perubahan fisik juga menjadi bagian dari warisan kepemimpinannya. Kompleks Perkantoran Raci Bangil kini lebih hijau dengan penanaman 99 pohon pule, sementara wajah Alun-Alun Bangil semakin cantik. Langkah-langkah ini, menurutnya, merupakan bentuk komitmen untuk meninggalkan jejak positif bagi masyarakat Pasuruan.
Baca juga: Sentuhan Negara di Tengah Masyarakat Rentan: Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan Sosial di Pasuruan
Nurkholis menekankan bahwa pembangunan di daerah tidak selalu harus bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia mengadopsi skema Pentahelix dengan menggandeng dunia usaha dan industri untuk turut serta dalam pembangunan. Kabupaten Pasuruan, yang dikenal sebagai pusat industri, memiliki potensi besar untuk memanfaatkan sinergi ini.
“Saya masuk di tengah anggaran hampir selesai dan keluar di tahun anggaran berjalan. Namun, saya tegaskan bahwa APBD bukan satu-satunya solusi. Kita harus menggandeng dunia usaha dan industri, dan hal itu sudah kami buktikan,” paparnya.
Baca juga: Tingkatkan Pembangunan Daerah, Bank Jatim Serahkan CSR Ke Pemkab Pasuruan dan Pulau Kangean
Menutup masa kepemimpinannya, Nurkholis menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama menjabat. Ia juga berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta seluruh staf Pemerintah Kabupaten Pasuruan atas kerja sama yang telah terjalin.
“Jika ada yang kurang berkenan, saya mohon maaf. Sekali lagi, terima kasih atas dukungannya. Izinkan saya pamit untuk kembali bertugas di Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya. (red)
Editor : prass prasetyo