MERAHPUTIH I JAKARTA – Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, mengunjungi Kraton Majapahit Jakarta di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (19/2), sehari jelang pelantikannya.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
Setibanya di lokasi, Khofifah disambut AM. Hendropriyono dan menerima udeng sebagai tanda kehormatan. Ia diajak berkeliling melihat replika bagian Istana Kerajaan Majapahit, seperti kereta kencana, gamelan, patung Ratu Tribhuwana Tunggadewi, Raja Hayam Wuruk, Mahapatih Gajah Mada, serta mahkota dan keris Majapahit.
Kraton Majapahit Jakarta berdiri di lahan 5.500 meter persegi, merekonstruksi kejayaan Majapahit yang luas aslinya mencapai 6 hektare di Mojokerto, Jawa Timur. Khofifah kagum dengan konsep ini dan menilai tempat ini membangkitkan semangat kebesaran Majapahit untuk mewujudkan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara.
“Kraton Majapahit Jakarta mampu merefleksikan kejayaan Majapahit di masa lalu,” ujar Khofifah.
Kerajaan Majapahit (1293-1527 M) pernah menjadi imperium terbesar di Asia Tenggara. Khofifah berharap semangatnya menginspirasi pembangunan Indonesia, dimulai dari Jawa Timur.
“Kebesaran Majapahit harus direfleksikan, dan itu dimulai dari Jawa Timur,” tambahnya.
Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus
Di Balairung Gajah Mada, terdapat kutipan Sumpah Amukti Palapa Mahapatih Gajah Mada. Menurut Khofifah, kutipan ini harus menjadi pengingat untuk menjaga persatuan NKRI.
“Ini harus jadi pengingat untuk menjaga persatuan NKRI,” tegasnya.
Selain replika peninggalan Majapahit, Kraton Majapahit Jakarta memiliki Pohon Maja Pahit, Patung Pangeran Jaya Samudera, Pendopo Hayam Wuruk, Balairung Gajah Mada, serta Taman Madakaripura yang mereplika Air Terjun Madakaripura di Probolinggo, tempat pertapaan terakhir Gajah Mada.
Baca juga: HKTI Deklarasikan Jatim Lumbung Ternak, Inovasi Peternakan Jadi Fokus
Kunjungan ini semakin meyakinkan Khofifah bahwa semangat kebesaran Majapahit harus terus dihidupkan untuk membangun kejayaan Jawa Timur dan Indonesia. (red)
Editor : prass prasetyo