KH M. Yusuf Hasyim, Pejuang Sejati yang Layak Jadi Pahlawan Nasional

harianmerahputih.id
Seminar Nasional Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional KH M. Yusuf Hasyim di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Minggu (16/3).

 

MERAHPUTIH I SURABAYA – Nama KH M. Yusuf Hasyim semakin mengemuka sebagai salah satu tokoh yang layak menyandang gelar Pahlawan Nasional. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, dedikasi dan perjuangan putra pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy’ari ini telah memberikan dampak besar bagi bangsa.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

"Beliau bukan sekadar ulama atau tokoh pesantren, tetapi juga pejuang kemerdekaan, pendidik, dan politisi yang gigih membela NKRI," ujar Khofifah dalam Seminar Nasional Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional KH M. Yusuf Hasyim di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Minggu (16/3).

Khofifah menyoroti peran KH M. Yusuf Hasyim dalam memperkuat nasionalisme dan Islam moderat. Menurutnya, nilai-nilai keislaman dan kecintaan terhadap tanah air selalu menjadi prinsip yang ditegakkan oleh sosok yang juga merupakan Dansatkornas pertama Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU ini.

"Nasionalisme dan keislaman itu bukan dua hal yang bertentangan, justru saling menguatkan. Itulah yang selalu beliau tekankan," lanjutnya.

Tak hanya itu, pengusulan gelar Pahlawan Nasional bagi KH M. Yusuf Hasyim juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Kepala Badan Penyelenggara Haji RI KH M. Irfan Yusuf berharap pengakuan ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi NU.

"Saat ini baru 13 tokoh NU yang mendapat gelar Pahlawan Nasional. Padahal, masih banyak yang berjasa besar bagi negeri ini," katanya.

Ketua PWNU Jawa Timur KH Kikin Abdul Hakim pun mengamini, menegaskan bahwa NU memiliki banyak pejuang yang layak dihormati.

"Kita harus menghargai jasa para ulama yang berjuang untuk agama dan bangsa," ujarnya.

"Patut kita apresiasi dan kita hargai bahwa apa yang dilakukan beliau sejak perjuangan kemerdekaan, menjadi aktivis NU dan komandan Banser pertama kali juga sebagai politisi sebagai anak bangsa yang ingin memajukan negara ini," ungkap Staf Khusus Mensos H Abdul Malik Haramain.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

"Saya yakin karena keikhlasan beliau, Insya Allah ini nanti bisa terealisasi dan beliau akan segera ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional," kata KH Asep Saifuddin Chalim.

Senada dengan Gubernur Khofifah, Dzurriyah sekaligus Kepala Badan Penyelenggara Haji RI KH M. Irfan Yusuf mengatakan bahwa pengusulan ini bertujuan untuk memberikan ilham dan inspirasi bagi seluruh umat, utamanya NU di masa depan.

"Saat ini dari NU hanya 13 orang yang terdaftar sebagai pahlawan nasional. Bisa lebih banyak lagi yang mendapat gelar pahlawan nasional. Kami ucapkan terima kasih kepada smua pihak yang telah bekerja keras dalam proses pengusulan ini," ucapnya.

Proses pengusulan gelar ini kini tengah dikebut dengan melengkapi dokumen yang diperlukan. Khofifah pun optimistis, kerja keras seluruh pihak akan membuahkan hasil positif.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Acara ini turut dihadiri oleh Staf Khusus Menteri Sosial RI Abdul Malik Haramain, Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah KH Asep Saifuddin Chalim, serta Syekh Ahmad Muhammad Mabruk Al Hasani dari Mesir. (red) 

 

 

 

 

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru