MERAHPUTIH I BOJONEGORO — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melanjutkan komitmennya dalam pembangunan sumber daya manusia melalui program beasiswa pendidikan tinggi. Pada tahun anggaran 2025, anggaran sebesar Rp34,6 miliar dialokasikan untuk mendukung mahasiswa asal Bojonegoro menempuh studi di berbagai perguruan tinggi.
Program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Bojonegoro dalam mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui sektor pendidikan. Dukungan ini mencakup pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga beasiswa tugas akhir bagi mahasiswa.
Baca juga: Delegasi ASMOPSS Nikmati Pesona Geopark Wonocolo dan Borong Ledre Khas Bojonegoro
“Sebesar Rp29,6 miliar dari total anggaran dialokasikan khusus untuk pembiayaan UKT. Sisanya, sekitar Rp5 miliar, digunakan untuk mendukung mahasiswa yang sedang menyusun tugas akhir,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Anwar Mukhtadlo, saat dikonfirmasi, Jumat (2/5/2025).
Pada tahap pertama penyaluran, sebanyak 2.248 mahasiswa telah menerima bantuan, dengan total dana tersalurkan mencapai Rp8,4 miliar. Penyaluran tahap kedua direncanakan menyasar mahasiswa baru dan penerima beasiswa tugas akhir, dengan proses pencairan yang ditargetkan rampung pada akhir Mei 2025.
“Proses untuk gelombang kedua masih berjalan. Harapannya, semua bisa dicairkan sebelum bulan ini berakhir,” kata Anwar.
Baca juga: Pemkab Bojonegoro Genjot Gerakan TOSS TBC, Target 2026 Bebas Tuberkulosis
Pendaftaran untuk semester genap tahun akademik 2025 dibuka dalam dua gelombang, masing-masing pada Agustus dan September mendatang. Seluruh proses dilakukan secara daring guna memastikan akses yang lebih luas dan efisien.
Program ini menyasar mahasiswa asal Bojonegoro dari berbagai jurusan dan latar belakang kampus, dengan persyaratan utama kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kabupaten Bojonegoro.
Bagi Ahmad Riyan Dwi Saputra, mahasiswa Teknik Lingkungan UIN Sunan Ampel Surabaya, beasiswa ini menjadi angin segar dalam perjuangannya meraih gelar sarjana. “Saya sangat berterima kasih kepada Pemkab. Beasiswa ini sangat membantu, terlebih orang tua saya bekerja sebagai buruh pabrik,” ujarnya.
Baca juga: Pemkab Bojonegoro Gerak Cepat Atasi Antrean Solar, Patra Niaga Diminta Pastikan Pasokan Aman
Sovia Rina, mahasiswi Universitas Brawijaya, juga merasakan manfaat yang besar. “Dampaknya terasa langsung dalam capaian akademik. Keluarga saya juga terbantu secara ekonomi,” tuturnya.
Melalui program ini, Pemkab Bojonegoro berharap dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di tingkat nasional dan global. (red)
Editor : Redaksi