MERAHPUTIH I SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak para pemuda dari 98 kota se-Indonesia untuk menjadi agen perubahan dan tidak menyia-nyiakan masa muda. Pesan tersebut disampaikan Eri dalam kegiatan Youth City Changers (YCC) 2025 bertema “Orang Muda untuk Negeri” yang berlangsung di Balai Budaya, Surabaya, Rabu (7/5/2025).
YCC merupakan wadah bagi anak muda dari kota-kota anggota Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) untuk berjejaring, berkreasi, dan berkolaborasi dalam pembangunan kota. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) VII APEKSI yang digelar di Kota Pahlawan.
Baca juga: Panen Perdana Nila dan Sayur Hidroponik Jadi Simbol Kolaborasi Surabaya–Australia
Dalam dialog pembuka, Eri menjawab pertanyaan soal penyesalan di masa muda. Ia menekankan pentingnya refleksi dan perbaikan diri bagi generasi muda.
“Kalau merasa ada yang kurang di masa lalu, maka perbaikilah hari ini. Terus mengoreksi diri, karena dari sanalah jalan keberhasilan terbuka,” ujarnya.
Eri juga menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua. Menurut dia, kebahagiaan orang tua menjadi sumber kekuatan dan keberkahan bagi anak-anak muda dalam meraih cita-cita.
“Seorang anak akan berhasil dalam hidupnya jika ia membahagiakan orang tuanya. Tuhan akan melipatgandakan kebaikan dari anak yang berbuat baik kepada ayah dan ibunya,” imbuhnya.
Baca juga: Surabaya Genjot Wisata Akhir Tahun, Tiket Empat Destinasi Cuma Rp500 via QRIS Bank Jatim
Sebagai Ketua APEKSI periode 2023–2025, Eri mendorong pemuda untuk terus berkarya, tanpa menunggu waktu atau meminta-minta. Ia menyinggung peristiwa heroik 10 November 1945 sebagai bukti sejarah bahwa pemuda memiliki kekuatan besar dalam membawa perubahan.
“Kota ini berubah karena semangat juangnya anak-anak muda. Pemuda adalah penentu arah masa depan,” ujarnya penuh semangat.
Pemerintah Kota Surabaya, lanjut Eri, berkomitmen memperluas ruang-ruang kreativitas anak muda. Sejumlah fasilitas kreatif akan dibangun di setiap kecamatan, termasuk pemanfaatan HiTech Mall dan Surabaya Expo Center sebagai pusat aktivitas komunitas muda.
“Anak muda harus punya ruang. Kami siapkan agar kreativitas mereka bisa tumbuh, berkembang, dan menjadi bagian dari perubahan kota,” kata Eri.
Dengan semangat kolaboratif yang digaungkan dalam YCC, para pemuda dari berbagai penjuru negeri diharapkan pulang membawa semangat baru untuk memajukan kotanya masing-masing. (red)
Editor : Redaksi