Peta Kekuatan Merata, Kabupaten Pasuruan Juara Umum Bridge Porprov Jatim IX

harianmerahputih.id
Ketua Gabsi Jatim Aries Agung Paewai bersama para atlet peraih medali pada Porprov) Jawa Timur IX/2025

MERAHPUTIH I KOTA BATU — Kontingen Kabupaten Pasuruan tampil sebagai juara umum cabang olahraga bridge dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX/2025. Bertanding di Hotel Zam Zam, Kota Batu, Pasuruan memimpin klasemen akhir dengan koleksi dua medali emas, satu perak, dan dua perunggu.

Di bawah Pasuruan, persaingan berlangsung ketat. Kabupaten Lumajang menyusul di posisi kedua lewat raihan satu emas dan satu perak. Adapun peringkat ketiga ditempati bersama oleh Kota Blitar dan Kabupaten Jember, masing-masing dengan torehan satu emas dan dua perunggu.

Baca juga: Pemkot Surabaya Gelontorkan Rp42,7 Miliar untuk Atlet Berprestasi: Eri Cahyadi Tegaskan Bonus Bukan Sekadar Uang

Ketatnya perolehan medali di posisi atas mencerminkan kompetisi yang berlangsung seimbang. Selisih tipis antarperaih medali menjadi indikasi bahwa kekuatan atlet bridge di Jawa Timur semakin menyebar.

“Peta kekuatan atlet bridge kini sudah merata. Hampir semua daerah punya peluang yang sama untuk meraih prestasi,” ujar Ketua Umum Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Jawa Timur, Aries Agung Paewai, saat menutup kejuaraan di Kota Batu, Jumat (4/7) petang.

Menurut Aries, pemerataan ini tak lepas dari upaya serius sejumlah pengurus cabang olahraga (pengcab) di daerah yang konsisten membina atlet muda. “Kami apresiasi daerah-daerah yang sudah mulai membangun pembinaan jangka panjang untuk bridge. Ini pertanda baik bahwa olahraga asah otak ini makin diminati,” kata Aries yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur.

Baca juga: Kembali Juara Porprov Jatim 2025, Surabaya Akui Target Emas Tak Tercapai—Bonus Tetap Mengalir

Lebih jauh, ia berharap ke depan GABSI Jatim dapat menggelar lebih banyak kompetisi untuk menjaring dan mengasah potensi atlet, baik di level regional maupun nasional.

Dukungan terhadap olahraga bridge juga datang dari pemerintah daerah. Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, yang hadir pada seremoni penutupan, menyatakan kesiapannya mengembangkan pembinaan cabang bridge di daerahnya.

Baca juga: Bojonegoro Lampaui Target, Torehkan Prestasi Terbaik di Porprov Jatim 2025

“Kami bangga dengan semangat para atlet. Ke depan, pembinaan akan terus kami dorong, tidak hanya di bridge tapi juga di semua cabang olahraga, agar Kota Blitar mampu tampil lebih kompetitif di Porprov selanjutnya,” ujar Syauqul.

Cabang bridge pada Porprov Jatim kali ini diikuti 169 atlet dari 18 kabupaten dan kota. Mereka terdiri dari 90 atlet putra dan 79 putri. Dengan partisipasi yang luas dan capaian yang merata, bridge menjadi salah satu cabang olahraga yang menunjukkan perkembangan signifikan dalam penyebaran dan pembinaan di tingkat daerah. (dpr)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru