Bajul Ijo Mengamuk di Gelora Bung Tomo, Bali United Pulang dengan Luka Lima Gol

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I SURABAYA – Stadion Gelora Bung Tomo kembali bergemuruh. Sabtu (23/8), Persebaya Surabaya menunjukkan tajinya di depan ribuan Bonek dengan pesta gol ke gawang Bali United. Laga pekan ketiga Super League 2025/2026 itu berakhir dengan skor telak 5-2, kemenangan yang seolah menjadi pernyataan keras dari armada Eduardo Perez bahwa Bajul Ijo bukan sekadar peserta, tapi penantang serius musim ini.

Pertandingan sejatinya berlangsung ketat di awal. Bali United tampil percaya diri, memainkan tempo dengan umpan-umpan pendek, sementara Persebaya sabar menunggu celah. Kebuntuan baru pecah di menit ke-38 ketika Francisco Rivera, dengan kecerdikan khasnya, mampu mengecoh bek lawan sebelum melepaskan tendangan akurat yang tak kuasa dibendung Mike Hauptmeijer. Publik GBT pun meledak.

Baca juga: PERSIB Hadapi Tembok Tinggi Madura United di Pamelingan, Hodak Minta Tim Bangkit Usai Kekalahan di Singapura

Tak berhenti di situ, enam menit berselang Persebaya kembali merobek gawang Bali. Kali ini melalui set-piece. Rivera yang menjadi algojo sepak pojok mengirim bola ke arah Risto Mitrevski, dan bek jangkung asal Makedonia itu menuntaskannya dengan sundulan keras. Skor 2-0, Bonek kian membahana.

Namun, sebelum turun minum, Bali United sempat memberi harapan lewat aksi Boris Kopitovic. Penyerang asal Montenegro itu sukses menuntaskan umpan matang Irfan Jaya, membuat kedudukan 2-1. Gol itu sekaligus menutup babak pertama dengan tensi yang semakin memanas.

Memasuki babak kedua, Persebaya kembali menekan. Malik Risaldi yang sepanjang laga menjadi momok di sisi sayap mengirim umpan silang ciamik pada menit ke-53. Bola disambar Mihailo Perovic untuk memperlebar jarak menjadi 3-1. Akan tetapi, hanya semenit berselang, Bali kembali membalas melalui sepakan Irfan Jaya setelah menerima assist Thijmen Goppel. Skor berubah 3-2, seolah menyalakan kembali tensi laga.

Drama kemudian terjadi pada menit ke-58. Rivera dilanggar Ricky Fajrin di kotak terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Bruno Moreira, sang kapten, dengan penuh percaya diri mengeksekusi penalti lewat gaya panenka yang membuat kiper Bali terperdaya. GBT kembali pecah 4-2 untuk tuan rumah.

 

Bali United berusaha bangkit, tetapi rapuhnya lini belakang mereka menjadi bumerang. Menit ke-82, bola liar di kotak penalti dimanfaatkan Gali Freitas untuk menambah penderitaan tim tamu. Gol kelima itu memastikan Persebaya menutup laga dengan skor telak 5-2.

Baca juga: PERSIB Bidik Kebangkitan di Pamekasan, Andrew Jung: “Saatnya Bangkit dan Fokus Penuh!”

“Ini kemenangan penting. Pemain menunjukkan karakter, tidak menyerah, dan terus menekan lawan. Kami masih bisa berkembang,” kata Eduardo Perez selepas laga.

Dengan hasil ini, Persebaya mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan dan naik ke peringkat tiga klasemen sementara Super League. Sebaliknya, Bali United masih terjebak di papan bawah dengan hanya dua poin dari tiga laga belum pernah merasakan kemenangan.

Hasil ini menjadi alarm keras bagi Serdadu Tridatu. Skuad Bali United tampak rapuh di lini belakang, kehilangan konsistensi, dan gagal memaksimalkan peluang. Jika tak segera berbenah, posisi mereka bisa semakin terpuruk.

Susunan Pemain

Baca juga: Persebaya Gagal Amankan Kemenangan, Kebobolan di Ujung Laga: Duel Sengit di Lampung Berakhir 1-1

Persebaya Surabaya: Ernando Ari (GK); Catur Pamungkas, Dejan Tumbas (Mikale Tata 79’), Dime Dimov, Risto Mitrevski; Toni Firmansyah, Francisco Rivera (Dimas Wicaksono 90+2’), Milos Raickovic; Bruno Moreira (C), Malik Risaldi (Gali Freitas 79’), Mihailo Perovic (Leo Lelis 79’).

Bali United: Mike Hauptmeijer (GK); I Made Andhika, Joao Ferrari (Kadek Arel 69’), Ricky Fajrin (C), Tim Receveur; Brandon Wilson (Maori Simon 80’), Mirza Mustafic (Jens Raven 69’); Reyner Immanuelo Barusu, Boris Kopitovic, Irfan Jaya (Rahmar Arjuna 80’), Thijmen Goppel. (red) 

 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru