MERAHPUTIH I SURABAYA – Suasana penuh semangat mewarnai hari pertama Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya yang digelar pada Selasa (2/9). Ribuan mahasiswa baru disambut dengan konsep kegiatan yang tidak hanya mengedepankan nilai patriotisme, tetapi juga kesehatan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dengan mengusung tema “Merah Putih Mengakar, Patriotisme Berkobar”, PKKMB tahun ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman baru yang membekas bagi para peserta. Panitia menyiapkan berbagai program yang menggabungkan aspek akademik, spiritual, sosial, dan budaya agar mahasiswa baru dapat lebih siap menjalani kehidupan perkuliahan.
Baca juga: Satpol PP Sisir Jalan Johar–Sulung, Pemkot Surabaya Tertibkan PKL dan Parkir Liar
Salah satu hal yang menarik perhatian peserta adalah perhatian panitia terhadap kebutuhan konsumsi. Pada sesi istirahat, mahasiswa baru disajikan menu empat sehat lima sempurna. Momen makan bersama dilakukan setelah jamaah ibadah di Masjid Baitul Fikri maupun Graha Widya Untag.
Menurut panitia, pemilihan menu sehat bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga untuk menjaga stamina agar peserta tetap berenergi hingga kegiatan usai. “Kami ingin memastikan mahasiswa baru tidak hanya mengikuti kegiatan dengan antusias, tetapi juga dalam kondisi sehat dan bugar,” ujar salah satu panitia bidang konsumsi.
Selain aspek kesehatan, PKKMB Untag Surabaya 2025 juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan. Konsep Eco Campus diterapkan dengan menyediakan tiga jenis tempat sampah di area kegiatan, yakni tong hijau untuk sampah organik, kuning untuk anorganik, dan merah untuk limbah B3.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran sejak dini agar mahasiswa terbiasa memilah sampah sesuai kategorinya. “Dengan begitu, mereka bisa ikut berperan menjaga kelestarian lingkungan, mulai dari lingkungan kampus,” jelas panitia bidang lingkungan.
Baca juga: Surabaya Kokohkan Komitmen Jaga Anak dari Ancaman Digital
Salah satu mahasiswa baru, Diego Suwele Bakari, yang dikenal sebagai Duta Batik Muda Indonesia sekaligus mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Untag Surabaya mengaku terkesan dengan konsep PKKMB tahun ini.
“Senang sekali karena panitia begitu peduli dengan mahasiswa baru. Penyediaan konsumsi bergizi empat sehat lima sempurna membuat kami merasa diperhatikan,” ungkap Diego.
Ia juga menilai penerapan sistem Eco Campus sebagai langkah positif. “Keberadaan tiga jenis tong sampah benar-benar mendidik kami untuk lebih peduli terhadap kebersihan. Ini langkah sederhana tapi berdampak besar,” tambahnya.
Baca juga: Wisuda SOTH 2025 Surabaya: Eri Cahyadi Tekankan Peran Orang Tua sebagai Fondasi Kemajuan Kota
PKKMB Untag Surabaya 2025 akan berlangsung selama empat hari, yakni 2, 3, 4, dan 6 September. Setiap harinya mahasiswa baru akan diajak mengenal lebih dekat kehidupan akademik, organisasi, hingga nilai-nilai kebangsaan yang menjadi jati diri kampus merah putih.
Sebagai penutup, acara akan dimeriahkan dengan Expo Campus yang menghadirkan berbagai stand kegiatan mahasiswa, serta penampilan spesial dari grup musik populer Juicy Luicy.
Dengan perpaduan semangat kebangsaan, perhatian pada kesehatan, dan kepedulian lingkungan, PKKMB Untag Surabaya 2025 tidak hanya menjadi gerbang awal menuju dunia kampus, tetapi juga wahana pembentukan karakter generasi muda yang berdaya saing, sehat, dan berbudaya.(dpr)
Editor : Redaksi