Semangat Merah Putih Menyala di PKKMB Untag Surabaya 2025

harianmerahputih.id
mahasiswa baru mengikuti rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025

MERAHPUTIH I SURABAYA – Suasana patriotisme kental terasa di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya saat ribuan mahasiswa baru mengikuti rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 pada hari kedua, Rabu (3/9). Mengusung tema “Merah Putih Mengakar, Patriotisme Berkobar”, kampus merah putih itu kembali menegaskan identitasnya sebagai universitas nasionalis yang mengedepankan persatuan tanpa memandang suku, agama, ras, maupun budaya.

Tak hanya mengenalkan dunia akademik, PKKMB tahun ini juga membuka ruang perjumpaan antara mahasiswa baru dengan dua lembaga penting yang menjadi denyut kehidupan organisasi di kampus, yakni Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM). Perkenalan berlangsung meriah di Lapangan Parkir Timur Untag, lengkap dengan atraksi, penjelasan, hingga sesi dialog yang membangkitkan antusiasme.

Baca juga: Satpol PP Sisir Jalan Johar–Sulung, Pemkot Surabaya Tertibkan PKL dan Parkir Liar

Presiden BEM Untag Surabaya, Angga Sudrajat, didampingi Wakil Presiden Nurul Aulia, tampil penuh energi saat memperkenalkan kiprah organisasinya. BEM disebutnya bukan hanya wadah menampung aspirasi, tetapi juga penggerak berbagai kegiatan sosial, seni, hingga olahraga. Bahkan, untuk menggugah semangat kritis mahasiswa baru, BEM memperagakan sebuah simulasi aksi demonstrasi.

“Berbanggalah kalian, karena sudah menjadi bagian dari kampus nasionalis ini. Untag tidak memandang suku, ras, agama, maupun budaya. Semua sama di sini, semua punya kesempatan yang sama untuk berkarya,” tegas Angga disambut tepuk tangan mahasiswa baru.

Sementara itu, giliran DPM Untag Surabaya yang dipimpin Solehuddin tampil di panggung. Jika BEM adalah eksekutif, maka DPM adalah lembaga legislatif dan yudikatif mahasiswa. Solehuddin menjelaskan struktur organisasinya yang terdiri dari berbagai komisi, mulai dari Komisi I hingga Komisi IV, serta Badan Pengurus Harian. Tugas utama DPM adalah mengawasi kebijakan kampus, menyusun aturan, sekaligus menyalurkan aspirasi mahasiswa melalui jalur yang lebih formal.

Kehadiran dua organisasi ini ternyata memberi kesan mendalam bagi mahasiswa baru. Cahaya Dei Anggraeni, mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis FISIP, mengaku semakin bersemangat untuk terlibat aktif.

Baca juga: Surabaya Kokohkan Komitmen Jaga Anak dari Ancaman Digital

“Saya senang bisa mengenal BEM dan DPM secara langsung. Menurut saya, penting sekali bagi mahasiswa baru untuk membangun kesadaran dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan kemahasiswaan,” ujarnya.

PKKMB Untag Surabaya 2025 sendiri dijadwalkan berlangsung empat hari, yakni 2, 3, 4, dan 6 September. Sebagai penutup, panitia menyiapkan Expo Campus yang akan dimeriahkan penampilan band nasional Juicy Luicy, sebuah suguhan manis setelah serangkaian kegiatan penguatan karakter dan wawasan kebangsaan. (dpr) 

 

Baca juga: Wisuda SOTH 2025 Surabaya: Eri Cahyadi Tekankan Peran Orang Tua sebagai Fondasi Kemajuan Kota

 

 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru