PERSIB Siap Rotasi Pemain Hadapi Arema FC, Hodak: Semua Punya Kesempatan

harianmerahputih.id
Pelatih PERSIB, Bojan Hodak

MERAHPUTIH I MALANG - Laga sarat gengsi antara Arema FC vs PERSIB Bandung akan tersaji di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (22/9/2025) pukul 15.30 WIB. Pertemuan pada pekan keenam Super League 2025/26 itu diprediksi berlangsung ketat, terlebih PERSIB datang dengan kondisi pincang akibat absennya sejumlah pilar.

Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, tidak menutup kemungkinan akan melakukan rotasi besar dalam susunan pemain. Keputusan itu diambil menyusul hukuman dan cedera yang menimpa beberapa nama andalan. Salah satu yang dipastikan tidak bisa turun adalah gelandang asal Argentina, Luciano Guaycochea, yang harus menjalani larangan bermain setelah menerima kartu merah pada laga sebelumnya.

Baca juga: Persebaya Gagal Amankan Kemenangan, Kebobolan di Ujung Laga: Duel Sengit di Lampung Berakhir 1-1

“Kami harus menyesuaikan. Ada pemain yang terkena kartu, ada yang cedera, juga ada yang kelelahan. Jadi, memang akan ada beberapa perubahan,” jelas Hodak saat ditemui usai sesi latihan tim.

Meski demikian, pelatih asal Kroasia itu tidak menganggap kondisi ini sebagai masalah besar. Ia menegaskan, rotasi justru membuka peluang lebih besar bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitas. “Sekarang kami punya lebih banyak opsi di bangku cadangan. Siapa pun yang diturunkan, saya percaya mereka bisa memberikan yang terbaik,” tegasnya.

Hodak juga menyampaikan bahwa keputusan final mengenai starting XI baru akan diambil setelah sesi latihan resmi pada Minggu (21/9/2025). Menurutnya, penilaian terhadap kondisi fisik pemain sangat krusial agar tidak salah langkah dalam menentukan strategi.

Baca juga: PERSIB Fokus Menatap Kebangkitan, Klok: “Dua Pekan ke Depan Penentu!”

“Yang terpenting bagi saya adalah performa. Kalau Anda tampil bagus di latihan, lalu menunjukkan permainan yang solid di pertandingan, maka peluang bermain akan terbuka lebar,” tambahnya.

Pertandingan kontra Arema FC dipastikan menyita perhatian publik sepak bola nasional. Rivalitas kedua tim selama ini selalu menghadirkan intensitas tinggi di lapangan. Kehilangan sosok Guaycochea mungkin menjadi kerugian besar bagi PERSIB, namun Hodak menegaskan bahwa semangat kolektif tetap menjadi senjata utama.

Baca juga: PERSIB Langsung Gaspol di Surabaya, Tanpa Pulang ke Bandung demi Persiapan Hadapi Madura United

“Sepak bola bukan hanya tentang satu pemain. Kami bekerja sebagai tim. Jadi meskipun ada yang absen, harus ada yang siap mengisi dan memberikan kontribusi,” pungkas Hodak dengan nada optimistis.

Dengan atmosfer Kanjuruhan yang terkenal angker bagi tim tamu, publik menanti bagaimana racikan rotasi Hodak mampu menghadirkan kejutan atau justru menjadi titik rapuh yang dimanfaatkan tuan rumah. Satu hal yang pasti, duel Arema kontra PERSIB selalu menjadi magnet bagi pecinta sepak bola Indonesia. (red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru