Persija Kalahkan Persebaya di GBT, Persebaya Tumbang 1-3 di Kandang Sendiri

harianmerahputih.id
Francisco Rivera dan RIzky Ridho berduel berebut bola. (Persebaya)

MERAHPUTIH I SURABAYA — Sabtu malam di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), riuh ribuan Bonek yang memenuhi tribun hijau seakan tak cukup menjadi energi tambahan bagi Persebaya. Alih-alih meraih tiga poin, Green Force justru harus tunduk di hadapan tamunya, Persija Jakarta, dengan skor 1-3 pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-9, (18/10).

Sejak awal laga, pasukan Eduardo Pérez tampil agresif. Mereka mencoba menekan pertahanan Macan Kemayoran lewat kombinasi serangan cepat di sektor sayap. Namun rapatnya lini belakang Persija yang dikomandoi Jordi Amat membuat tusukan-tusukan Marselino dkk. selalu mentok di sepertiga akhir lapangan.

Baca juga: PERSIB Panaskan Mesin Jelang Hadapi Borneo FC, Tolic Pimpin Latihan di Tengah Absennya Hodak

Justru Persija yang berhasil memecah kebuntuan lebih dulu. Di menit ke-21, sebuah skema bola mati menjadi awal petaka bagi tuan rumah. Tendangan bebas Dony Tri meluncur deras ke tiang dekat tanpa bisa dijangkau Ernando Ari. Skor berubah 0-1, dan suasana di GBT seketika hening.

Persebaya sempat mencoba membalas. Francisco Rivera mengirimkan umpan matang dari bola mati yang disambut Leo Lelis, namun sundulannya masih melenceng tipis. Di sisi lain, Persija tampil lebih efektif. Menjelang akhir babak pertama, tepatnya menit ke-45+4, Jordi Amat memanfaatkan bola liar di depan gawang untuk menggandakan keunggulan tim tamu. Persija menutup babak pertama dengan skor 2-0.

Memasuki paruh kedua, Pérez mencoba mengguncang lini depan dengan memasukkan Gali Freitas menggantikan Malik Risaldi. Perubahan itu hampir membuahkan hasil cepat. Mihailo Perovic sempat membobol gawang Persija pada menit ke-46, namun gol tersebut dianulir karena offside.

Tempo permainan meningkat. Ernando Ari kembali menjadi penyelamat ketika menepis sepakan keras Rizky Ridho di menit ke-51. Namun, kesalahan di lini belakang Persebaya kembali berbuah fatal. Pelanggaran Catur Pamungkas di kotak penalti membuat wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Allano de Lima menuntaskan tugasnya dengan dingin di menit ke-73. Skor melebar menjadi 0-3.

Baca juga: Guaycochea Kibarkan Optimisme PERSIB Usai Libas Madura United

Persebaya baru bisa memperkecil ketertinggalan empat menit kemudian. Umpan sepak pojok Rivera disambut sundulan Leo Lelis yang menembus jala Carlos Eduardo. Gol tersebut sempat membangkitkan asa publik Surabaya, namun waktu tak lagi berpihak.

Meski terus menggempur di menit-menit akhir, serangan Green Force gagal menambah gol. Peluit panjang dibunyikan, dan papan skor tak berubah: Persebaya 1, Persija 3.

Dengan hasil ini, Persebaya tertahan di posisi ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 10 poin. Sementara Persija membawa pulang kemenangan berharga dari Surabaya, sekaligus mempertegas kebangkitan mereka di kompetisi musim ini.

Baca juga: PERSIB Pesta Gol di Pamekasan, Bojan Hodak Puas Lihat Mental Tempur Skuadnya

Eduardo Pérez hanya bisa menunduk lesu usai laga. “Kami kehilangan fokus di momen penting dan itu berakibat fatal. Tapi kami akan segera bangkit,” ujarnya singkat.

Di tribun, para Bonek tetap bernyanyi, mengiringi langkah tim kesayangannya keluar lapangan. Kekalahan di kandang memang menyakitkan, namun bagi suporter sejati, cinta pada Persebaya tak mengenal skor akhir. (red) 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru