Persebaya Bertahan Gagah di Sleman, Curi Satu Poin dari PSBS Biak Meski Bermain Sembilan Pemain

harianmerahputih.id
Francisco Rivera melewati penjagaan pemain PSBS Biak. (Persebaya)

MERAHPUTIH I SLEMAN — Persebaya Surabaya menunjukkan karakter juang luar biasa saat menahan imbang PSBS Biak 0-0 dalam lanjutan pekan ke-10 Super League 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (24/10) sore. Meski kehilangan dua pemain sejak babak pertama, Green Force tetap tampil garang dan sukses mencuri satu poin penting.

Sejak awal laga, PSBS Biak tampil menekan dengan skema umpan cepat dan serangan sayap yang tajam. Namun, kiper muda Persebaya, Ernando Ari, menjadi tembok kokoh di bawah mistar. Berkali-kali ia menggagalkan peluang tim lawan, termasuk sepakan keras Mohcine Hassan yang nyaris berbuah gol di menit ke-61.

Baca juga: Persebaya Gagal Amankan Kemenangan, Kebobolan di Ujung Laga: Duel Sengit di Lampung Berakhir 1-1

Situasi semakin berat bagi Bajol Ijo setelah harus bermain dengan sembilan pemain akibat dua kartu merah. Namun, pelatih Eduardo Perez tak kehilangan akal. Ia melakukan rotasi cepat di lini depan dengan memasukkan Malik Risaldi dan Randy May untuk menjaga tekanan agar tak sepenuhnya dikuasai PSBS.

Perubahan itu hampir membuahkan hasil. Pada menit ke-69, Malik yang lolos dari kawalan bek PSBS melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti, sayang bola masih bisa ditepis kiper Aldo Geraldo.

Semenit berselang, PSBS membalas melalui sundulan Mohcine Hassan yang kembali dimentahkan Ernando dengan refleks gemilang.

Drama memuncak di menit ke-76. PSBS kehilangan Nurhidayat setelah bek tangguh itu diganjar kartu merah karena tekel keras terhadap Francisco Rivera. Situasi 10 lawan 9 membuat tensi pertandingan meningkat tajam.

Baca juga: PERSIB Fokus Menatap Kebangkitan, Klok: “Dua Pekan ke Depan Penentu!”

Persebaya hampir mencuri kemenangan di menit ke-83. Malik menusuk dari sisi kanan dan mengirimkan umpan matang ke Rivera. Gelandang asal Meksiko itu meneruskan bola ke tiang jauh, disambut Rachmat Irianto, namun sontekannya melambung tipis di atas mistar.

Lima menit jelang bubaran, kombinasi Rivera–Malik kembali menebar ancaman, tapi finishing akhir masih gagal menembus jala PSBS.

Peluit panjang wasit mengakhiri duel keras ini dengan skor kacamata. Meski tanpa gol, hasil tersebut terasa seperti kemenangan bagi Persebaya yang tampil disiplin dan penuh determinasi hingga akhir laga.

Baca juga: PERSIB Langsung Gaspol di Surabaya, Tanpa Pulang ke Bandung demi Persiapan Hadapi Madura United

Tambahan satu poin menempatkan Green Force di peringkat kesembilan klasemen sementara dengan koleksi 11 poin. Sementara PSBS Biak harus puas berbagi angka di kandang.

“Anak-anak menunjukkan semangat luar biasa. Dengan sembilan pemain, mereka tetap berjuang sampai akhir. Ini poin berharga,” ujar Eduardo Perez seusai laga.

Di sisi lain, hasil ini memperpanjang tren tak terkalahkan Persebaya di tiga laga terakhir, bukti bahwa Bajol Ijo mulai menemukan ritme terbaiknya di bawah racikan sang pelatih asal Spanyol tersebut.(slm)
 
 
 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru