MERAHPUTIH I JAKARTA — Gemerlap budaya Nusantara menjadi penanda penutupan tahun 2025 bagi Junior Chamber International (JCI) Nusantara. Bertempat di Hotel Borobudur Jakarta, Jumat (6/12/2025), JCI Nusantara menggelar Gala Dinner bertajuk “Embracing Nusantara”, sebuah perayaan yang merangkai refleksi perjalanan organisasi sekaligus menatap masa depan dengan kepemimpinan baru.
Suasana hangat terasa sejak awal acara. Jalan menuju ballroom dipenuhi tamu yang mengenakan busana khas daerah, sementara alunan seni tradisi menghidupkan malam kebersamaan tersebut. Penampilan tari dari siswa SMKN 1 Jakarta menjadi pembuka yang memukau, menegaskan semangat pelestarian budaya yang diusung dalam tema besar acara.
Baca juga: JCI Nusantara Tutup 2025 dengan Nuansa Budaya, Mantapkan Langkah Menuju Program Nasional 2026
Malam puncak ini turut dihadiri Komisi Nasional Disabilitas, jajaran pimpinan nasional JCI Indonesia, para pemimpin chapter JCI dari berbagai daerah, anggota JCI Nusantara, hingga mitra dan sponsor. Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan kuatnya jejaring kolaborasi yang dibangun JCI Nusantara sepanjang tahun.
Momentum penting juga terjadi dengan dilantiknya Tantri Zetira Kauripan sebagai Local President JCI Nusantara 2026, melanjutkan estafet kepemimpinan dari IPP JCI Nusantara 2025 Chandra Lohisto. Prosesi pelantikan dilakukan oleh National President JCI Indonesia 2025 Budiman Kusmanto, National President JCI Indonesia 2026 Siegfried Listijosuputro, serta Charter President JCI Nusantara Andre Yanuarsia, dan disaksikan langsung oleh jajaran nasional JCI Indonesia.
Dalam pidato perdananya, Tantri menegaskan bahwa tahun 2026 akan menjadi periode strategis bagi JCI Nusantara. Organisasi ini dipercaya mengelola dua flagship program nasional, yakni Creative Young Entrepreneur (CYE) dan Walk for Autism (WFA).
“CYE akan menjadi ruang bagi lahirnya inovasi dan wirausaha muda berdaya saing. Pemenang tingkat lokal nantinya akan mewakili Indonesia di Asia Pacific Conference 2027,” ujar Tantri.
Baca juga: Dido dan Galih Terpilih, PFI Pusat Siap Tingkatkan Marwah Profesi Pewarta Foto
Sementara itu, Walk for Autism akan terus dilanjutkan sebagai gerakan inklusi berskala nasional, guna meningkatkan kesadaran publik serta dukungan nyata bagi penyandang autisme dan keluarga mereka.
Mengawali masa kepemimpinannya, Tantri juga memperkenalkan tema besar JCI Nusantara 2026, “Connect, Grow, Lead”. Tema ini, menurutnya, menekankan pentingnya membangun koneksi autentik, bertumbuh melalui kolaborasi dan tantangan, serta menghadirkan kepemimpinan yang berorientasi pada dampak sosial.
“Ini adalah perjalanan bersama. Saya mengajak seluruh anggota untuk terlibat aktif, saling menguatkan, dan menciptakan dampak yang relevan bagi masyarakat,” tegasnya.
Baca juga: Prabowo Ingin Whoosh Melaju Sampai Banyuwangi: “Surabaya Zaman Dulu, Sekarang Banyuwangi”
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi anggota sepanjang 2025, JCI Nusantara memberikan sejumlah penghargaan. Most Active Participant diraih oleh Hendarto Tjoandi, Most Active Project Director diberikan kepada Lourensya Jessica, dan Top Member Recruiter disematkan kepada Dermawan Lobion.
Penghargaan Best Program of the Year jatuh kepada Walk for Autism, di bawah kepemimpinan Project Director Ryan Santoso, atas kontribusinya yang signifikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Dengan fondasi kepemimpinan baru, pengalaman kuat menuju LBOD 2026, serta mandat dua program nasional, JCI Nusantara menatap tahun 2026 dengan optimisme. Mengusung semangat Embracing Nusantara dan visi Connect, Grow, Lead, JCI Nusantara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas generasi muda dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia.(red)
Editor : Redaksi