Pemprov Jatim Perkuat Ekosistem Pendidikan, SMA Taruna Madani Disiapkan Cetak Generasi Unggul 2045

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I PASURUAN — Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mematangkan langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia unggul sebagai fondasi Indonesia Emas 2045. Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah penguatan ekosistem pendidikan melalui pembangunan dan peningkatan fasilitas penunjang pembelajaran, seperti yang dilakukan di SMA Negeri Taruna Madani, Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Sejumlah fasilitas pendidikan baru resmi dioperasikan di sekolah berasrama tersebut, meliputi penambahan gedung asrama, ruang makan taruna, serta ruang-ruang kelas baru. Peresmian fasilitas tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Kamis (15/1/2026), sebagai penanda komitmen Pemprov Jatim dalam menghadirkan lingkungan belajar yang lebih representatif dan berdaya saing.

Baca juga: Bangun Desa, Bangun Indonesia: Strategi Khofifah Wujudkan Desa Berkelanjutan

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa kualitas ekosistem pendidikan menjadi faktor kunci dalam mendorong prestasi peserta didik. Menurutnya, kenyamanan dan kelengkapan fasilitas akan berdampak langsung pada proses belajar mengajar yang lebih efektif dan produktif.

“Kalau ekosistem pendidikan tersuport dengan baik, suasana belajar mengajar akan semakin nyaman. Dari situ kita berharap prestasi para taruna juga terus meningkat,” ujar Khofifah di sela peresmian.

Lebih jauh, Khofifah menekankan bahwa pembangunan fasilitas di SMA Taruna Madani bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari agenda besar peningkatan kualitas sumber daya manusia Jawa Timur. Dalam kewenangan Pemprov Jatim, pengelolaan SMA, SMK, dan SLB menjadi sektor strategis yang terus didorong agar mampu menjawab tantangan zaman.

SMA Taruna Madani sendiri, lanjut Khofifah, merupakan pengembangan dari model pendidikan SMA Taruna Nala di Malang yang telah lebih dahulu berjalan. Model pendidikan berbasis kedisiplinan, karakter, dan kepemimpinan ini dinilai relevan untuk menyiapkan generasi muda yang siap berkompetisi di tingkat nasional maupun global.

“Saat ini proses pengembangan juga sedang berjalan di Bojonegoro. Ke depan, kami berharap bisa memperluas model ini ke beberapa titik lain, misalnya di Jember, agar pemerataan akses pendidikan unggul bisa terwujud,” katanya.

Baca juga: Khofifah Pimpin Apel Bulan K3 Nasional 2026, Tekankan Kolaborasi dan Profesionalisme

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menjelaskan bahwa SMA Negeri Taruna Madani memiliki kekhasan sebagai satu-satunya sekolah negeri berasrama di Jawa Timur yang mengintegrasikan kurikulum nasional dengan pendidikan keimanan dan kemaritiman.

Menurut Aries, pendekatan pendidikan yang diterapkan di SMA Taruna Madani merupakan hasil kerja sama strategis dengan TNI Angkatan Laut serta lembaga keagamaan. Kolaborasi ini dirancang untuk membentuk karakter kepemimpinan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan mental.

“Ini adalah model pendidikan terpadu. Para taruna dibentuk agar tangguh secara akademik, kuat secara karakter, dan kokoh secara moral. Nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, serta spiritualitas menjadi pondasi utama,” ujar Aries.

Baca juga: Operasional Koperasi Merah Putih di Jatim Baru 11,7 Persen, Kendala Lahan Jadi Tantangan Serius

SMA Negeri Taruna Madani sendiri resmi berdiri pada 23 September 2021. Setelah melalui proses pembinaan dan penguatan sistem pendidikan, sekolah ini pada tahun 2025 lalu telah meluluskan angkatan pertamanya. Capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan SMA Taruna Madani sebagai institusi pendidikan unggulan milik Pemprov Jatim.

Pada tahun ajaran 2025/2026, SMA Taruna Madani menerima sebanyak 317 taruna yang terbagi dalam 10 rombongan belajar. Dengan dukungan fasilitas baru dan sistem pendidikan yang terintegrasi, Pemprov Jatim optimistis sekolah ini akan menjadi salah satu pusat pembentukan calon pemimpin bangsa di masa depan.

Melalui penguatan SMA Taruna Madani dan pengembangan sekolah sejenis di berbagai daerah, Pemprov Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk tidak hanya membangun infrastruktur pendidikan, tetapi juga menyiapkan generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan berwawasan kebangsaan menuju Indonesia Emas 2045.(dpr) 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru