Khofifah Ajak Pers Jaga Integritas dan Perkuat Demokrasi

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I SURABAYA -Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak insan pers untuk terus menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas, berintegritas, dan berpegang pada kode etik jurnalistik. Ajakan tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang diperingati setiap 9 Februari.

Menurut Khofifah, peringatan HPN menjadi momentum refleksi bagi dunia pers dalam memperkuat peran strategisnya di tengah dinamika demokrasi, sosial, dan ekonomi. Tahun ini, HPN dipusatkan di Provinsi Banten dengan mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”.

Baca juga: Khofifah Dampingi Presiden Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang

Khofifah menilai, tema tersebut menegaskan bahwa kualitas pers memiliki dampak langsung terhadap penguatan demokrasi dan pembangunan ekonomi nasional. Pers yang sehat, kata dia, adalah pers yang menyajikan informasi akurat, berimbang, dan terverifikasi, sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen dan profesional.

Di tengah derasnya arus informasi dan disrupsi digital, keberadaan pers kredibel dinilai semakin krusial untuk mencegah masyarakat terjebak hoaks dan misinformasi. Jurnalisme berkualitas menjadi rujukan utama publik dalam memilah informasi yang benar dan menyesatkan.

Baca juga: Khofifah Ajak Teladani Akhlak Sunan Ampel di Haul Agung ke-549 Surabaya

Selain itu, Khofifah menekankan pers yang profesional juga berkontribusi pada penguatan ekonomi melalui pemberitaan objektif dan edukatif yang membangun kepercayaan publik serta stabilitas sosial.

Ia berharap pers terus menjadi mitra strategis pemerintah, jembatan komunikasi dengan masyarakat, sekaligus penguat literasi informasi dan perekat kebangsaan.

Baca juga: Khofifah Pimpin Aksi Bersih Pantai Tambak Wedi, Dorong Gerakan Sampah Masif Hingga RT/RW

“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Terima kasih atas dedikasi insan pers dalam menjaga ruang publik tetap sehat dan mencerahkan,” tutup Khofifah.(dpr) 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru