AMBON-MERAHPUTIH| Duta Besar (Dubes) Indonesia yang berkuasa penuh untuk Portugal, Susi Marleny Bachsin berkunjung ke Kota Ambon Provinsi Maluku, pada Kamis (19/2).
Dalam kunjungan-nya ke maluku dubes Susi menyambangi Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tantui-Ambon dan PT Harta Samudera, salah satu perusahaan pengolahan perikanan terkemuka di Indonesia yang beroperasi di PPN.
Selama Kurang lebih satu jam Dubes Susi berkeliling di perusahaan tersebut, melihat dari dekat bagaimana hasil tangkapan ikan segar diolah dan dikemas secara apik untuk nantinya diekspor ke luar negeri.
Baca juga: Tepati Janji! Gubernur Hendrik Lewerissa Salurkan 155 Paket Sembako Ramadan untuk Warga Negeri Kulur
dalam kunjunga tersebut gubernur maluku mengatakan Dubes Susi berkunjung ke Maluku sebagai bentuk penjajakan pasar, karena di Portugal ada banyak prospektif investor atau buyer yang berminat untuk membeli ikan, udang dan cumi langsung dari Maluku.
“Kami, pemerintah dan masyarakat tentu senang sekali karena kunjungan Dubes ini sangat berarti bagi Maluku. Saya juga senang karena dikunjungi sahabat yang jauh,” tandas Lewerissa penuh sumringah.
Kedatangan Dubes Susi pun menjadi momentum besar; peluang kerjasama terbuka lebar khususnya di sektor perikanan, dengan menggaet investor besar maupun buyer dari Portugal masuk ke Maluku.
“Sore nanti kita akan ada zoom meeting dengan beberapa investor dari Portugal. Mungkin mereka akan menjajaki potensi investasi sektor perikanan di Maluku,” tandas Gubernur.
Baginya, ditengah kondisi ekonomi global yang sedang tidak baik-baik saja dan negara yang masih terjadi efisiensi anggaran, tidak ada cara lain untuk memajukan Maluku selain secara agresif memacu investasi sebanyak mungkin.
Karena itu, Gubernur meminta setiap stakeholder masyarakat agar dapat berkontribusi sesuai tugas dan tanggungjawab serta peran masing-masing.
Baca juga: Peringati Bulan K3 Nasional 2026, Bandara Pattimura Ambon Gelar Donor Darah
Dengan menciptakan iklim atau kondisi sosial yang stabil, kondusif dan sehat untuk investasi. Dilain sisi aparatur pemerintah juga mesti jadi garda terdepan yang melayani dengan hati dan memberi kemudahan bagi usaha-usaha perijinan investasi di Maluku.
“Sebab dengan adanya investasi yang masuk, akan membuka kesempatan kerja bagi sumberdaya manusia (SDM) kita, mengurangi pengangguran dan menurunkan kemiskinan,” ungkapnya.
pada kesempatan iniGubernur Hendrik Lewerissa menegaskan konsistensi sikap dan komitmen sedari awal terhadap investasi.
"Bahwa yang dibutuhkan Maluku adalah investasi yang sehat, etis dan bertanggungjawab, mematuhi semua peraturan perundang-undangan, merekrut tenaga kerja lokal yang signifikan serta melakukan transfer teknologi.
“Komitmen dan konsistensi saya sedari awal jelas terhadap investasi yang sehat dan bermanfaat untuk daerah serta masyarakat Maluku, maka tiga aspek itu wajib dipatuhi,” tandas Gubernur.
Baca juga: Wujudkan Lingkungan Berkelanjutan, Bandara Pattimura Ambon Tanam 1.336 Bibit Pohon
Ditambahkan-nya , hadirnya Dubes Susi juga sebagai realisasi dari kunjungan penjajakan Gubernur medio pertengahan tahun 2025 lalu ke Lisbon, Portugal atas undangan Dubes Susi. Yang mana saat itu, Gubernur Hendrik lewerissa pun telah bertemu dengan beberapa pelaku bisnis.
Karena itu Gubernur maluku berharap, sekembali nya dubes Susi dari maluku bisa mempengaruhi para investor Portugal untuk menanamkan modal atau berinvestasi di Maluku.
“Bukan cuma di sektor perikanan, tetapi juga pariwisata, perkebunan dan penanggulangan limbah/sampah di maluku pungkas gubernur maluku.
Editor : Redaksi