MERAHPUTIH I PAMEKASAN – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menegaskan komitmennya dalam melindungi masyarakat rentan melalui penyaluran bantuan sosial. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan sosial dan taliasih pilar sosial senilai Rp13.660.750.000 di Kantor Bakorwil Pamekasan, Minggu (8/3/2026).
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dalam agenda Sapa Bansos dan Amaliah Ramadan, yang menjadi sarana pemerintah menyapa langsung masyarakat sekaligus memastikan program perlindungan sosial berjalan tepat sasaran.
Baca juga: Pemprov Jatim Serahkan Truk Hasil Normalisasi, Khofifah Dorong Percepatan Menuju Zero ODOL 2027
Didampingi Bupati Pamekasan Kholilurrahman, Khofifah menegaskan bahwa bantuan sosial yang diberikan merupakan bentuk komplementaritas kebijakan antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten untuk menjangkau kelompok masyarakat paling rentan.
“Ini Sapa Bansos yang kesebelas. Karena bertepatan bulan Ramadan maka kita rangkai dengan Amaliah Ramadan. Tujuannya bagaimana membangun komplementaritas antara kebijakan pusat, kabupaten, dan provinsi,” kata Khofifah.
Ia menjelaskan, Pemprov Jatim memprioritaskan intervensi bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat dan lanjut usia. Melalui program Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), penerima memperoleh bantuan Rp3,6 juta per tahun yang disalurkan secara berkala agar ada kesinambungan dukungan.
Selain itu, lansia penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Plus juga mendapat bantuan sebesar Rp2 juta per tahun yang dicairkan secara bertahap. Di sisi lain, terdapat pula bantuan zakat produktif yang bersumber dari CSR BUMD untuk membantu masyarakat kecil meningkatkan usaha.
“Zakat produktif ini berasal dari CSR BUMD. Mereka mengumpulkan dan menyalurkan kepada masyarakat agar bisa dimanfaatkan untuk kegiatan produktif,” ujarnya.
Tidak hanya bantuan sosial, dalam kesempatan tersebut Pemprov Jatim juga menyerahkan dukungan pembangunan infrastruktur berupa 250 drum aspal kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan untuk perbaikan jalan.
Menurut Khofifah, bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah daerah, mengingat banyak jalan di wilayah Jawa Timur mengalami kerusakan akibat musim hujan yang berkepanjangan.
“Hampir semua kabupaten mengajukan perbaikan jalan. Kalau itu jalan provinsi tentu menjadi kewenangan Pemprov, tetapi untuk jalan kabupaten dan desa kami memberikan dukungan berupa aspal. Ini bentuk sharing agar perbaikan bisa segera dilakukan,” jelasnya.
Baca juga: Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp8,35 Miliar untuk Warga Tuban
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiyani menjelaskan bahwa total bantuan sosial dan program pemberdayaan masyarakat yang dialokasikan untuk Kabupaten Pamekasan melalui APBD 2026 mencapai Rp13,66 miliar.
Dari Dinas Sosial Jatim, bantuan yang disalurkan mencapai Rp4.914.200.000. Program tersebut meliputi PKH Plus sebesar Rp3.878.000.000 untuk 1.939 keluarga dengan nilai bantuan Rp2 juta per tahun. Selain itu terdapat bantuan ASPD sebesar Rp435.600.000 untuk 121 penyandang disabilitas dengan nilai Rp3,6 juta per tahun.
Kemudian terdapat bantuan KIP PPKS Jawara sebesar Rp285.000.000 bagi 95 penerima dengan nilai Rp3 juta per tahun. Dinas Sosial juga menyalurkan BOP dan taliasih bagi pilar sosial seperti SDM PKH Plus, pendamping disabilitas, TKSK, serta TAGANA dengan total Rp315.600.000 bagi 166 orang.
Selain itu, BUMD Provinsi Jawa Timur menyalurkan zakat produktif sebesar Rp50 juta kepada 100 penerima dengan nilai bantuan masing-masing Rp500 ribu.
Baca juga: Pasar Murah Dekat Permukiman, Khofifah Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok di Tuban
Sementara dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jatim, bantuan yang diberikan mencapai Rp521.550.000 yang terdiri dari program Desa Berdaya Rp100 juta untuk satu desa, program Jatim Puspa Rp296.550.000 untuk dua desa, bantuan BUMDes Rp100 juta untuk satu desa, serta BKK Kabupaten Rp25 juta.
Pemprov Jatim juga menyalurkan bantuan melalui skema Bantuan Keuangan Desa (BK Desa) dengan total anggaran Rp8.175.000.000. Bantuan tersebut disalurkan melalui beberapa organisasi perangkat daerah, di antaranya Dinas PMD, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Secara keseluruhan, berbagai program bantuan sosial dan pemberdayaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan desa di Kabupaten Pamekasan.
Bupati Pamekasan Kholilurrahman menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat di daerahnya. Ia menilai kehadiran langsung gubernur memberikan semangat bagi warga penerima manfaat.
“Bagi masyarakat penerima manfaat, bantuan ini bukan hanya dukungan ekonomi, tetapi juga menjadi penguat daya tahan keluarga serta penyambung harapan di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi,” ujar Kholilurrahman.(dpr)
Editor : Redaksi