KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Lakukan Rekayasa Perjalanan dan Siapkan Bus Pengganti

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas terganggunya perjalanan kereta api akibat anjlokan KA Bangunkarta relasi Jombang–Pasarsenen di Emplasemen Stasiun Bumiayu, Km 312+1, Senin (6/4) pukul 14.15 WIB. Insiden tersebut menyebabkan jalur hulu dan hilir tidak dapat dilalui untuk sementara waktu.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama. Seluruh penumpang dan awak kereta dipastikan selamat tanpa korban jiwa, sementara proses evakuasi sarana terus dilakukan dengan melibatkan TNI, Polri, serta unsur kewilayahan.

Baca juga: Lintas Maswati–Sasaksaat Kembali Normal, KAI Pastikan Jalur Aman Dilalui

“Fokus kami saat ini adalah percepatan penanganan di lokasi agar jalur segera dapat difungsikan kembali,” ujarnya.

Untuk mengurangi dampak gangguan, KAI menyiapkan 10 unit bus sebagai angkutan lanjutan (overstappen) guna mengantar pelanggan ke stasiun tujuan atau menyambung perjalanan yang terputus. Selain itu, perusahaan juga memberikan service recovery berupa makanan dan minuman sesuai ketentuan.

Baca juga: KAI Hadirkan Kelas Eksekutif pada KA Logawa Rute Purwokerto–Ketapang

Sejumlah perjalanan kereta turut terdampak dan harus dibatalkan, di antaranya KA Sawunggalih, KA Taksaka, KA Purwojaya, serta KA Joglosemarkerto. Sementara itu, rekayasa pola operasi juga diterapkan melalui skema batal sebagian, tukar rangkaian (wet-overstappen), hingga pengalihan rute.

Untuk perjalanan jarak jauh, beberapa kereta seperti KA Argo Semeru, Gayabaru Malam Selatan, Progo, dan Senja Utama YK dialihkan melalui lintas Kroya–Bandung–Cikampek. Adapun KA Bima, Manahan, dan Jakatingkir dialihkan melalui jalur utara via Semarang.

Baca juga: Balai Yasa Surabaya Gubeng Modifikasi Kereta PSO, Hadirkan Layanan Ramah Pedagang di Lintas Merak

KAI memastikan petugas di lapangan terus memberikan pendampingan dan informasi kepada pelanggan selama proses penanganan berlangsung. Upaya perbaikan jalur pun dipacu oleh tim prasarana dan sarana guna mengembalikan operasional secara normal dengan tetap mengedepankan standar keselamatan.(red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru