Khofifah Dorong Aliansi Bank Jatim–Maybank, Perkuat Ekonomi Syariah Global

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I KUALA LUMPUR - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan langkah agresif Pemprov Jatim dalam memperkuat sektor perbankan syariah sebagai motor pertumbuhan ekonomi inklusif dan berdaya saing global. Komitmen itu ditegaskan saat pertemuan strategis dengan CEO Maybank Islamic Berhad, Mohamad Yasin bin Abdullah, di Kuala Lumpur, Rabu (29/4), dalam rangkaian misi dagang dan investasi Jawa Timur–Malaysia.

Dalam pertemuan tersebut, Khofifah bersama jajaran Bank Jatim membuka peluang aliansi strategis dengan Maybank Group. Kolaborasi ini tak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga diarahkan untuk memperluas layanan keuangan syariah yang inklusif dan berbasis nilai.

Baca juga: Jatim Perkuat Posisi Dagang Global, Khofifah Bidik Malaysia sebagai Mitra Strategis

Khofifah menekankan pentingnya penguatan internal Bank Jatim, khususnya pada unit usaha syariah. Ia mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan latar belakang keuangan syariah guna menjamin integritas dan profesionalisme layanan.

Selain itu, sinergi ini diharapkan memperkuat posisi Bank Jatim dalam skema Kelompok Usaha Bank (KUB) bersama sejumlah bank pembangunan daerah lain. Skema tersebut dinilai strategis untuk memperluas pasar, meningkatkan kolaborasi lintas wilayah, serta memperbesar skala ekonomi perbankan daerah.

Transformasi digital juga menjadi fokus, melalui pengembangan layanan J-Connect generasi terbaru untuk memperluas akses keuangan, termasuk bagi diaspora Jawa Timur di Malaysia.

Baca juga: Misi Dagang Jatim di Malaysia Pecahkan Rekor, Transaksi Tembus Rp15,25 Triliun

Sementara itu, Mohamad Yasin mengapresiasi langkah proaktif Pemprov Jatim dan menilai kerja sama ini sebagai kelanjutan dari komunikasi intensif yang telah terjalin sebelumnya. Ia menyebut Maybank Group sebagai salah satu pemain utama perbankan syariah global dengan dominasi portofolio syariah yang signifikan.

Menurutnya, Jawa Timur memiliki posisi strategis dari sisi demografi dan geografi, sekaligus menyimpan potensi besar dalam pengembangan ekosistem industri halal. Hal ini membuka peluang sinergi luas, mulai dari pembiayaan hingga penguatan rantai nilai industri halal.

Baca juga: Transformasi Posyandu Diperkuat, Khofifah Dorong Layanan Dasar Lebih Dekat ke Warga

Maybank juga menilai inovasi dan strategi Bank Jatim, termasuk skema KUB dan penguatan layanan digital, sebagai fondasi penting dalam memperluas inklusi keuangan regional. Ke depan, kedua pihak juga menjajaki kerja sama penguatan layanan remitansi bagi pekerja migran Indonesia, khususnya asal Jawa Timur, guna meningkatkan keamanan dan efisiensi transaksi lintas negara.

Pertemuan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan dari kedua belah pihak, mempertegas keseriusan kolaborasi dalam mendorong akselerasi ekonomi syariah di tingkat regional maupun global.(red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru