MERAHPUTIH I SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan apresiasi kepada 18 murid berprestasi yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional melalui ajang paduan suara di China. Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi, kerja keras, sekaligus kemampuan generasi muda Jawa Timur dalam membawa budaya Nusantara tampil memikat di hadapan dunia.
Penghargaan secara simbolis diserahkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur Evy Afianasari.
Baca juga: Khofifah Ajak UMKM Jatim Bidik Pasar Halal Global Lewat Diaspora di Hong Kong
Delapan belas murid asal Jawa Timur tersebut tergabung dalam Tim Paduan Suara Shine Harmony Choir yang ikut ambil bagian dalam kompetisi internasional di China. Bersama anggota tim lainnya, mereka juga tampil dalam variety show Voices of Youth melalui penampilan Gitabumi Shine Voices yang berhasil mencuri perhatian publik dan menuai apresiasi luas.
Penampilan mereka dinilai berbeda karena menghadirkan kekayaan budaya Indonesia dalam balutan harmoni musik modern. Unsur tradisional seperti lantunan sinden dipadukan dengan irama khas tari kecak Bali sehingga menciptakan pertunjukan yang tidak hanya menarik secara musikal, tetapi juga memperkenalkan identitas budaya Nusantara kepada penonton internasional.
Plt Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Jawa Timur. Menurutnya, festival yang diikuti merupakan salah satu ajang bergengsi dengan cakupan publikasi yang luas sehingga keberhasilan para murid memiliki nilai strategis dalam mengenalkan kualitas talenta Indonesia di tingkat dunia.
"Kita terkesan sekali, bahwa ternyata bisa mencetak prestasi di festival yang menurut saya salah satu yang bergengsi. Bukan hanya bergengsi festivalnya, tapi exposurenya di dunia juga cukup luas," ujar Emil.
Baca juga: Misi Dagang Jatim di Hong Kong Bukukan Transaksi Rp12 Triliun
Ia menilai persaingan dalam kompetisi tersebut sangat ketat. Meski demikian, para peserta dari Indonesia mampu menunjukkan kualitas penampilan yang memukau dan mendapat sambutan positif, tidak hanya dari penonton di China tetapi juga peserta serta audiens dari negara lain, termasuk Korea.
Menurut Emil, penampilan langsung yang ditampilkan para murid bahkan lebih mengesankan dibanding rekaman yang beredar. Perpaduan unsur musik tradisional dengan aransemen modern menjadi kekuatan utama yang membuat penampilan mereka memperoleh perhatian khusus.
"Kita terpukau dengan apa yang ada di rekaman, tapi ternyata lebih memukau lagi penampilan live-nya. Bahkan ada yang menggabungkan unsur sinden di dalam lagunya, dan itu diapresiasi langsung oleh Pak Menteri Kebudayaan," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menyebut capaian tersebut merupakan buah dari proses panjang yang dijalani para murid bersama pembina dan pelatih. Menurutnya, keberhasilan di tingkat internasional membuktikan bahwa pelajar Jawa Timur mampu bersaing sekaligus menjadi duta budaya Indonesia di panggung global.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh tim," ujar Aries.
Ia menambahkan penghargaan yang diberikan diharapkan menjadi motivasi bagi pelajar lain untuk terus mengembangkan potensi, baik di bidang akademik, seni, maupun kebudayaan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur, lanjutnya, berkomitmen memberikan ruang dan dukungan kepada generasi muda agar mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan arahan agar Dinas Pendidikan bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap berbagai prestasi yang diraih murid-murid Jawa Timur. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya membangun basis data talenta daerah sekaligus memperkuat pembinaan terhadap potensi siswa di berbagai bidang. (pps)
Editor : Redaksi