New Normal Dimanfaatkan Untuk Berbelanja

harianmerahputih.id
Salah satu toko grosir di kawasan Jalan Nginden, Surabaya (Foto: HMP/Zulfikar)

MERAHPUTIH | SURABAYA - Seiring dengan berakhirnya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Raya, suasana di salah satu toko grosir penjual tas, sepatu, serta berbagai jenis masker di Surabaya ramai dikunjungi pembeli, Rabu (10/6).

Pantauan harianmerahputih.id, memasuki masa transisi menuju era new normal ini menjadi angin segar bagi beberapa elemen masyarakat di Surabaya untuk berbelanja atau mencari kebutuhan fashion.

Baca juga: Satpol PP Sisir Jalan Johar–Sulung, Pemkot Surabaya Tertibkan PKL dan Parkir Liar

Seperti yang terlihat di sebuah toko yang terletak di kawasan pertokoan Nginden, Surabaya, awalnya hanya menjual tas sepatu wanita, tapi sejak masa pandemi pengelola toko menambah berbagai jenis barang dagangannya. Misalnya seperti masker, tas, dompet, sepatu, face shield dan lainnya. Ramainya pembeli dipastikan membawa keuntungan yang lumayan besar bagi pengelola. Dalam sehari, masker yang terjual mencapai ribuan piece.

"Paling sedikit 2.000 masker terjual dalam sehari, kalau face shield paling sedikit 1000 piece per hari," ujar Nurma, manajer toko.

Baca juga: Surabaya Kokohkan Komitmen Jaga Anak dari Ancaman Digital

Harga masker dan face shield yang ditawarkan cukup murah, untuk masker dijual mulai harga 1.500 hingga 6.500 untuk harga masker yang paling mahal, untuk face shield dijual mulai harga 10.000 hingga 13.000. Semua harga tersebut bisa lebih murah lagi jika pelanggan membeli secara grosir.

Disinggung soal penerapan protokoler kesehatan. Nurma menjelaskan bahwa pihak manajemen sudah memberi batas jarak aman untuk antrian di kasir, dan para kasir juga memakai face shield serta sarung tangan berbahan latex saat melakukan pelayanan kepada pelanggan. Pengecekan suhu badan dan penyediaan tempat cuci tangan untuk pelanggan juga disediakan oleh pihak toko. (zul/tji)

Baca juga: Wisuda SOTH 2025 Surabaya: Eri Cahyadi Tekankan Peran Orang Tua sebagai Fondasi Kemajuan Kota

 

Editor : Tudji Martudji

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru